Dota 2

Kalahkan TNC, Faceless Melaju ke Babak 8 Besar Kiev Major 2017

Pertandingan yang mempertemukan tim Faceless melawan tim TnC di ajang Kiev Major 2017 akhirnya dimenangkan oleh tim Faceless. Tim Dota 2 asal Singapura ini berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.


GGWP.ID juga punya konten video lho! Subscribe channel Youtube GGWP.ID di sini, dan add official LINE GGWP.ID di sini untuk giveaway, update breaking news, dan diskon voucher AOV!

Pertandingan yang mempertemukan tim Faceless melawan tim TnC di ajang Kiev Major 2017 akhirnya dimenangkan oleh tim Faceless. Tim Dota 2 asal Singapura ini berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Pertandingan berjalan cukup sengit, kedua tim sama-sama ingin memenangkan pertandingan demi melaju ke babak selanjutnya.

Pada awal game pertama, tim Faceless berhasil unggul atas TnC. Dengan menggunakan Storm Spirit, Anucha “Jabs” Jirawong berhasil unggul atas Carlo “Kuku” Palad dari tim TnC yang menggunakan Templar Assasins. Keunggulan yang ia peroleh tidak terlepas dari bantuan kedua supportnya yaitu Ogre Magi dan Crystal Maiden. Berkat kedua support tersebut midlaner dari TnC tersebut berhasil dibunuh sebanyak dua kali dalam waktu kurang dari 5 menit.

Faceless

Sumber: gosugamer.net

Sementara itu, di lane yang berbeda, Daryl “iceiceiceKoh Pei Xiang yang menggunakan Abaddon juga mampu menguasai lane atas sehingga Raven yang menggunakan Spectre sulit memperoleh gold. Dari awal hingga akhir pertandingan ketiga hero tim Faceless yaitu Slark, Strom Spirit, dan Abaddon berhasil unggul dalam jumlah Net Worth.

Tim TnC bukannya tanpa perlawanan. Tim asal Filipina tersebut mencoba untuk menahan pressure yang terus dilakukan oleh tim Faceless. Pada menit 18, Dazzle berhasil membunuh Slark yang dimainkan oleh Dominik “Black” Reimeier. Carry dari tim Faceless ini terbunuh di saat ia mencoba melakukan ganking kepada support dari tim TnC. Terbunuhnya Slark juga dibarengi dengan terbunuhnya Ogre Magi yang mencoba membantu Slark yang sedang dalam keadaan terdesak.

Setelah membunuh kedua hero tersebut, tim TnC berusaha untuk memperoleh Aegis of Immortal yang dimiliki Roshan, namun sayang usaha tersebut berhasil digagalkan. Storm Spirit berhasil mencuri Aegis Immortal. Pencurian Aegis tersebut diikuti oleh serangkaian clash yang dimenangkan oleh tim Faceless. Setelah insiden tersebut, tim TnC semakin terpuruk hingga pada menit 28 tim yang diketuai oleh Carlo “Kuku” Palad harus mengakui kekalahannya.

Pada game kedua, TnC tampil bermain dengan lebih agresif. mereka berhasil melakukan first blood dengan membunuh Treant yang dimainkan oleh Toh “xy-” Wai Hong di saat ia mencoba untuk mencuri bounty rune yang berada di posisi hutan milik tim TnC.

Windrunner yang dimainkan oleh Carlo “Kuku” Palad bermain dengan impresif. Tidak hanya unggul menghadapi Tiny dalam perolehan gold pada awal pertandingan, hero inteligent ini seringkali menyulitkan Anti Mage untuk melakukan farming. Dengan bantuan dari Axe dan kedua support-nya yaitu Crystal Maiden, dan Nyx Assasins, Anti Mage yang dimainkan oleh Black^ kerapkali terbunuh. Kematian Anti Mage diikuti oleh rekan-rekannya yang mencoba membantu Anti Mage.

Pada menit ke-40 tim Tn berhasil menghancurkan satu set barrack tengah. Setelah menghancurkan satu set barrack tengah, tim Tnc langsung  menuju lane atas untuk menghancurkan barrack atas. Tim Faceless berusaha untuk mempertahankan barrack mereka, namun, dengan kekompakkan yang ditunjukkan oleh tim TnC,  satu set barrack yang dimiliki oleh tim Faceless berhasil dihancurkan.

Tnc Pro Team

Sumber: Scout Magazine

Anti Mage yang mencoba menjaga barrack justru berakhir dengan kematian. Dengan tidak adanya buy back yang dimiliki Anti Mage, serta hancurnya kedua barrack yang dimiliki oleh tim Faceless, akhirnya pada menit ke-41 tim Faceless harus menyerah di game ke-2.

Pada game ke-3, pertandingan berjalan dengan seru. Kedua tim sama-sama melakukan bermain agresif. Pada 6 menit awal, tim Faceless berhasil membunuh dua hero milik tim Tnc yaitu Outworld Devourer dan Omniknight. Tidak lama kemudian tim Tnc membalasnya dengan membunuh Medusa dan Abaddon yang berusaha mem-backup Medusa.

Pada menit ke-40, tim Tnc berusaha mengambil Aegis of Immortal. Mereka berhasil membunuh Roshan dan mengambil Aegis of Immortal yang memungkinan pemiliknya mampu hidup kembali setelah mengalami kematian. Menyadari tim Tnc mengambil Aegis, tim Faceless secara sigap mendatangi Roshan Pit hingga clash antar 10 pemain tidak dapat dihindari.

Medusa dari tim Faceless mempunyai peran penting dalam clash kali ini. Stone Gaze yang dimilikinya mampu membuat tim Tnc tidak berdaya. Keempat hero dari tim Tnc terkena  efek petrified yang membuat mereka menjadi batu dan tidak mampu bergerak selama beberapa detik. Dalam clash tersebut 4 hero dari tim Tnc terbunuh. moment tersebut dimanfaatkan tim Faceless untuk menghancurkan barrack.

Pada menit ke-44 tim Faceless berhasil menghancurkan kedua pasang Barrack yang dimiliki oleh tim Tnc. Hancurnya kedua pasang Barrack tersebut membuat gold yang dimiliki oleh tim Faceless bertambah secara signifikan. Medusa yang telah memiliki item Butterfly, Eye of Skadi, dan Manta Style mampu memberikan damage dan daya tahan yang besar.

Tim Tnc yang hanya  memiliki 1 sisa pasang barrack tidak membiarkan tim Faceless menghancurkannya. Namun, usaha yang mereka lakukan berakhir dengan kegagalan. kegagalan mempertahankan barrack diperparah dengan terbunuhnya Troll. Dengan kondisi tersebut akhirnya Tnc harus mengakui kekalahannya pada game ke-3.

Dengan hasil tersebut, Faceless berhasil melangkah ke babak delapan besar dan bertemu dengan tim OG yang telah mengalahkan tim Random. kemenangan tim Faceless menjadikan ia sebagai satu-satunya  tim Asia yang berhasil melaju ke babak delapan besar Kiev Major 2017.

Diedit oleh Arya W. Wibowo



Tentang Penulis

Sulis Andri Rahman

Pemain Dota 2 sejak masih SMA. selalu ingin menang, namun sering berakhir dengan kekalahan. Motto hidupnya "work hard, play harder"

Artikel Terkait