Dota 2

Fnatic dan SG e-sports Sama-Sama Memakai Stand in di StarLadder Imba TV Invitational Season 5

EE-sama berpisah dengan Pieliedie?

Menjelang dimulainya turnamen minor yaitu StarLadder ImbaTV Invitational Season 5, ada 2 tim yang memutuskan memakai pemain pengganti untuk turnamen ini. Siapakah tim tersebut?

Salah satu tim SEA ternama, Fnatic mengumumkan mereka melakukan pemain pemain pengganti lewat pengumuman di fanpage mereka.

Pemain tersebut adalah Adam Erwann “Adam/343” Shah yang juga menjadi pelatih di tim ini. Ia menggantikan posisi Johan ‘pieliedie‘ Åström yang menjadi support.

Pergantian dilakukan dengan tujuan mengembangkan kepaduan tim dan pengambilan keputusan. Adam sendiri sebelumnya sempat menjadi pemain Fnatic dan sempat membawa tim ini meraih peringkat keempat The International 2016.

Habis Manis Sepah Dibuang! Napak Tilas Perjalanan Sang Offlaner Sampai Akhir Tragis Ohaiyo Bersama Fnatic!

Akhir tragis Ohaiyo terjadi di awal tahun 2018. Fnatic resmi memecat pemain asal Malaysia ini pasca merebut tiket ke main event ESL One Katowice! Kontribusinya untuk membesarkan nama Fnatic sebagai salah satu tim Dota 2 SEA yang disegani tidak diragukan lagi! Yuk kita simak perjalan seorang Ohaiyo!


Fnatic sejauh ini memainkan tujuh turnamen Dota Pro Circuit tahun ini namun hanya meraih 4 besar di 2 turnamen, yaitu peringkat 4 saat ESL One Katowice dan peringkat 2 saat Dota Summit 8.

Sejauh ini Abed dan kawan-kawan meraih 885 poin dan menduduki peringkat 11.

Meski penampilan mereka terbilang meningkat di tahun ini, namun perjuangan mereka untuk menembus 8 besar tidaklah mudah, mengingat selisih mereka dengan VGJ.Thunder yang saat ini berada di peringkat 8 berjarak 800 poin!

Selain itu mereka juga harus bertarung dengan Mineski dan TNC untuk bisa lolos ke turnamen DPC.

Tim lainnya yang memakai jasa stand-in adalah SG e-sports. Tim dari Brazil ini mengganti kapten mereka, Lucas Raphael “Bardo” Barbossa yang bermain bersama tim sejak September 2017.

Ia sempat mengikuti berbagai turnamen Dota Pro Circuit seperti ESL One Hamburg 2017 dan Perfect World Masters. Namun ia tidak bisa lanjut karena masalah pribadi dan digantikan oleh pelatih mereka yaitu Emiliano “c4t” Ito.

Namun sayang, jika di antara kedua tim ini berhasil meraih 4 besar, maka tim tersebut hanya meraih 75 persen poin dan pemain pengganti mendapat 50 persen poin.

Tentu kedua tim ini sudah memikirkan hal tersebut dan pastinya tetap berjuang demi meraih direct invite ke The International 2018.


Turnamen minor ini akan mempertemukan 8 tim dan diadakan di Kiev, Ukraina dari 11-15 April.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai US$300.000 (Sekitar Rp4,14 miliar) dan 300 poin DPC. Turnamen ini merupakan turnamen minor kedua terakhir sebelum Thailand Minor dan disusul dengan tiga turnamen major.

Diedit oleh Audi E. Prasetyo


CONTINUE READING BELOW


About Writter

Ignite

Hanya seorang penulis yang ingin membantu Esport di tanah air yang lebih baik.

Related Article