Arena of Valor

[Breaking] Arena of Valor Akan Masuk Asian Games 2018


CONTINUE READING BELOW


Sebuah prestasi yang cukup membanggakan tentunya bagi developer serta publisher dari AoV!

Menarik! setidaknya kata itulah yang sanggup menggambarkan perasaan serta hati dari penulis, menanggapi tentang masuknya salah satu video games dalam ajang olahraga bergengsi se Asia, yaitu Asian Games. Arena of Valor atau AoV masuk Asian Games untuk jadi salah satu cabang yang dipertandingkan.

Ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa untuk perkembangan dunia esport, mengingat banyak pihak yang tidak setuju kalau video game atau esport dianggap sebagai sebuah olahraga. Namun yang menjadi pertanyaan juga, kenapa AoV masuk Asian Games? Kenapa bukan seperti Counter Strike, Starcraft II atau Dota 2?

Kita tahu bahwa Counter Strike yang sudah menjadi perlombaan sejak tahun 2000 silam pada acara-acara besar seperti WCG, ESL, ESWC atau Dreamhack? Atau Dota yang memiliki turnamen besar sekelas The Internationals dengan hadiah puluhan juta dollar Amerika.

Kita sendiri juga tahu betul bahwa game-game yang kita sebutkan tadi, merupakan game yang sudah ada sejak lama dan basis pendukungnya pun cukup kuat.

Pada saat GGWP.ID coba klarifikasi ke pihak Garena, mereka tidak memberikan komentar berarti tentang hal ini dan juga pemberitaan yang sudah diberitakan Ligagame melalui situs portal beritanya. Kita justru mendapatkan kabar ini pertama dari Ligagame.

aov masuk asian games

Menurut Ligagame sendiri juga bahwa alasan AoV masuk Asian Games, karena AoV lebih banyak digemari di kawasan Asia. Oleh karena itu federasi esport Asia yang bermarkas di Hongkong memutuskan untuk memilih AoV ketimbang game lain sejenis seperti, Vainglory atau bahkan Mobile Legends.

AoV sendiri sudah dimainkan di lebih dari 85 negara di seluruh dunia, itu juga merupakan salah satu poin penting tentang kenapa IeSF memilih AoV, sebagai salah satu title video games yang akan dipertandingkan nanti di Asian Games 2018. AoV juga dianggap memiliki struktur yang cukup memadai dalam penyelenggaraan turnament, baik amatir hingga profesional.

Sebagai tambahan yang perlu diingat bahwa AoV dalam Asian Games 2018 ini masih dipertandingkan sebagai cabang Olah Raga eksebisi, berarti tidak akan ada medali yang diperebutkan. Baru pada tahun 2022 nanti jika memang diputuskan menjadi salah satu cabang resmi, maka pemainnya akan memperebutkan medali.

Yuk main AoV

Sebentar lagi tanggal 5 Mei nih guys! Kamu tahu tidak ada apa di hari itu? Ya, selain diselenggarakannya grand final AoV Star League 2018, 5 Mei juga merupakan hari MOBA sedunia, atau disingkat 5.5 Day.


Ini merupakan standar resmi yang ditetapkan oleh Olympic Council of Asia atau yang disingkat dengan sebutan OCA. Semoga dengan adanya hal ini yaitu AoV masuk Asian Games akan menjadi titik terang serta langkah awal besar, bahwa esport sudah mulai bisa diterima disemua kalangan.


Bagaimana pendapat kalian tentang hal ini? Tuliskan pada kolom komentar ya, lalu jangan lupa share artikel ini dan tag teman bermain video games kalian, karena siapa tahu kalian lah atlit yang bisa membanggakan Indonesia.


CONTINUE READING BELOW


About Writter

Leonanda Ferry

Penulis eSport yang suka dan doyang (doyan digoyang?) banget sama ice cream dan puding. Dota2 Pub Warrior dan pemain magang Mobile Legends.

Related Article