Dota 2

Cancerous AF! 4 Pro Player Dota 2 Ini Seharusnya Diberi Sanksi Banned Karena Tingkahnya


CONTINUE READING BELOW


Kalo yang toxic para pendukungnya gimana?

Menjadi seorang pro player Dota 2 belum tentu bisa membawa sifat profesionalisme kedalam kehidupan sehari-hari, tingkah laku serta perangainya sama sekali tidak mengambarkan seorang profesional yang  seperti seharusnya. Sifat mereka yang mungkin sudah cancer sejak lahir menjadi salah satu pemicu utamanya.

Memang seperti apa sih sifat cancer mereka yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari? Sifat cancer para pro player Dota 2 ini ditunjukkan pada saat mereka bermain pub game, saat bermain dengan player biasa satu kesalahan dari para player biasa bisa langsung men-trigger sifat cancer ini.

Seperti tiba-tiba melakukan intentional feeding, AFK atau yang lebih parah lagi melakukan tilt dengan cara menghancurkan item yang sudah mereka build.

Memang sepertinya tidak masalah apabila mereka melakukan tilting dan posisi mereka bukan sebagai core. Namun para pemain pro player Dota 2 kita kali ini adalah pemain dengan posisi core yang di mana kunci kemenangan ada di mereka. Siapa saja pro player Dota 2 yang super cancer sampai ke tulang ini?

1

EternalEnvy

pro player dota 2

Sudah bukan rahasia lagi kalau pro player Dota 2 yang satu ini cancer-nya mungkin sudah sampai stadium akhir atau empat. Eternal Envy seperti orang yang memang mengalami kegangguan kejiwaan jika ada rekan satu timnya di pub game melakukan satu kesalahan.

Tilt yang sering EE lakukan adalah dengan membuang item yang sudah dia miliki, tidak sampai disitu saja setelah menghancurkan semua itemnya dia langsung melakukan intentional feeding. Hal ini justru membuat rekan satu tim yang bermain dengannya sangat geram.

Fnatic jadi kuda hitam?

Siapa yang tidak suka melihat tim kuda hitam Dota 2 atau tim underdogs menghajar habis tim besar? Karena selain bisa mematahkan trend atau prediksi yang ada, pasti hasil bet kalian juga akan lebih besar kan? Haha, ini dia lima tim underdogs yang siap menggigit lawan-lawannya!


Serta tidak jarang rekan satu tim dari Eternal Envy langsung mengumpat mengeluarkan kata-kata kasar dan mengusir EE, karena menurut rekan satu timnya lebih baik dia leave atau meninggalkan game, ketimbang ada di dalam game tidak membantu dan melakukan intentional feeding.

Jadi tidak kaget jika melihat EE terbuang hingga ke region SEA, karena sifatnya sendiri yang seperti itu membuat para pro team yang ada di NA region, yang merupakan region lawas dari EE seakan enggan untuk merekrutnya ke dalam tim mereka.


CONTINUE READING BELOW


About Writter

Leonanda Ferry

Penulis eSport yang suka dan doyang (doyan digoyang?) banget sama ice cream dan puding. Dota2 Pub Warrior dan pemain magang Mobile Legends.

Related Article