Arena of Valor

Mengapa HeadHunters Kurang Menggigit di ASL Season 2? Kami Punya Ulasannya

Menurut kalian, ada alasan lain kenapa HeadHunters kurang menggigit di ASL season 2 sejauh ini?


GGWP.ID juga punya konten video lho! Subscribe channel Youtube GGWP.ID di sini, dan add LINE GGWP.ID di sini untuk giveaway, update breaking news, dan diskon voucher AOV!

ASL season 2 sudah menjalani minggu keempat. Dari seluruh tim yang bertanding, ada satu catatan dari Headhunters di ASL season 2 yang kurang bagus, yaitu belum meraih satu kemenangan sampai saat ini (minggu keempat).

Build Roxie AOV: Inisiator Terbaik Yang Merepotkan Musuh!

Roxie akhinya resmi hadir! Sebagai hero baru, pertanyaan di kalangan gamer tentunya adalah seperti apa build Roxie AOV yang direkomendasikan?


Status tim HeadHunters di ASL season 2 sebagai pendatang baru memang kerap menjadi pemakluman mengapa tim ini masih belum mampu bersaing dengan enam tim lainnya dan belum meraih kemenangan.

Tapi sebenarnya, menurut penulis, tim yang diperkuat Hachiman, Hitler, Secret, Vilvester dan Cruzher ini memiliki potensi luar biasa untuk mendobrak bahkan bersaing ke empat besar untuk mengamankan slot ke babak grand final ASL season 2 nanti.

Nah sampai pekan keempat ASL season 2, ada beberapa hal yang penulis temukan dan rangkum yang bisa menjadi alasan kurang bersinarnya HeadHunters di ASL season 2. Apa saja? Simak langsung di bawah ini.

Belum Nyetel

Sumber: youtube.com

Yang pertama terlihat adalah belum nyetel-nya para pemain HeadHunters bertarung sebagai satu kesatuan. Status sebagai tim baru dan juga diisi oleh roster baru mungkin menjadi alasan utama mengapa mereka belum nyetel.

Namun ketika memutuskan bertarung sebagai sebuah tim di dalam kompetitif scene, tentunya secara individu pemain harus bisa cepat menyatukan visi dan misi menjadi yang terbaik dengan memberi kemampuan terbaik, termasuk kerjasama tim.

Mungkin selain diadakan latihan bersama secara rutin untuk meningkatkan kerjasama, proses team bonding di luar latihan juga harus ditambahkan. Agar para pemain bisa cepat nyetel di dalam game, dengan bantuan nyetel di luar game.

Kurang Pengalaman

Sumber: dok ggwp.id

Para pemain HeadHunters memang sudah cukup asam garam bertanding di ANC season lalu, maupun berbagai turnamen lokal lainnya. Tetapi apakah semuanya sudah punya modal bertanding di kasta tertinggi?

Tercatat hanya Hachiman yang sudah mengecap kerasnya turnamen kasta tertinggi AOV di Indonesia, ASL pada season 1. Ketika itu Hachiman memperkuat tim Rex Regum Qeon.

Menyiasati kurangnya jam terbang para pemain lainnya, tentu sudah seharusnya bagi pemain HeadHunters melakukan sparing melawan tim-tim ASL lainnya atau bahkan tim pro luar negeri, maupun menyaksikan rekaman pertandingan tim-tim lainnya.

Kurang Konsisten

Sumber: youtube.com

Satu lagi yang kurang dan harus segera dibenahi adalah perihal konsistensi dari para pemain itu sendiri. Pada pertandingan terakhir melawan DG Esports, para pemain HeadHunters terlihat kuat di awal game.

Namun masuk ke mid hingga late game, kecuali game kedua, para pemain HeadHunters terlihat mengendur. Kesalahan kecil dari para pemain secara bergantian menjadi pangkal kehilangan kendali atas pertandingan.

Sumber: dok ggwp.id

Itulah alasan kurang bersinarnya HeadHunters di ASL season 2 setelah melewati empat minggu pelaksanaan, serta belum mendapatkan satu kemenangan pun.

Pada minggu kelima, HeadHunters mendapat jadwal libur sehingga memiliki waktu untuk membenahi kekurangan dari tim agar mampu meraih kemenangan perdana dan bersaing di ASL season 2.


CONTINUE READING BELOW


About Writter

Related Article