Dota 2

Rampage! Inilah Lima Tim Dota 2 Indonesia Terbaik Tahun 2018 Versi Njepito

Ini versi salah satu penulis di GGWP.ID. Bagaimana dengan versi kalian? #kaleidoskop2018 #Dota2 #IndoPride


GGWP.ID juga punya konten video lho! Subscribe channel Youtube GGWP.ID di sini, dan add official LINE GGWP.ID di sini untuk giveaway, update breaking news, dan diskon voucher AOV!

Bicara esports tentu tidak bisa lepas dari yang namanya game Dota 2. Cabang esports yang satu ini ibarat menjadi nenek moyang esports di Indonesia. Banyak tim terbentuk, mulai dari amatir, semi amatir hingga profesional di Indonesia. Nah inilah lima tim Dota 2 Indonesia terbaik tahun 2018 Versi Njepito.

Yup, kali ini adalah kesempatan penulis untuk memberikan penilaian dari tim Dota 2 di Indonesia. Penilaian tentunya berdasarkan raihan sepanjang tahun 2018 ini, baik dari turnamen major, minor maupun turnamen lokal di Indonesia.

Lalu siapa saja lima tim Dota 2 Indonesia terbaik tahun 2018 versi Njepito? Kalian bisa langsung simak daftarnya di bawah ini.

BOOM ID

Tim yang satu ini patut mendapat sorotan di tahun 2018 ini. Pencapaian dari tim yang memiliki slogan #HungryBeast ini bisa dikatakan sangat baik.

Dimulai dari awal tahun di mana mereka berhasil meraih posisi runner up APAC Predatior League. Kemudian BOOM ID berhasil menjuarai Indonesia Games Championship 2018 pada bulan April.

Di tengah tahun memang BOOM ID sempat mengalami masa surut dengan ‘hanya’ finis di posisi 5-6 pada MPGL Asian Championship dan juga di PVP Esports Championship.

Namun di penghujung tahun 2018 ini, BOOM ID kembali menunjukkan tajinya dengan berhasil lolos ke Bucharest Minor setelah juara di Bucharest Minor SEA qualifier.

Rex Regum Qeon

Berikutnya ada tim Rex Regum Qeon yang masih masuk dalam lima tim Dota 2 Indonesia paling bersinar di tahun 2018 ini. Tentu kalau kalian mundur ke bulan Maret 2018, kalian akan setuju.

Pada bulan itu, RRQ sukses menjadi tim Indonesia yang bertanding di GESC: Jakarta Minor setelah lolos dari Indonesia qualifier. Memang RRQ hanya menempati posisi 7-8, tetapi tampil di ajang minor menjadi pencapaian tersendiri.

Berikutnya Rex Regum Qeon memang belum mampu meraih gelar juara. Tetapi di berbagai turnamen bergengdi seperti IGC 2018 dan JoinDota League season 13 Asia, RRQ berhasil menjadi runner up, serta peringkat 3 di JoinDota League Season 12 Asia.

RRQ sebenarnya berpeluang menjadi juara di turnamen lokal, IGX 2018, namun mereka memutuskan mengundurkan diri di babak final akibat adanya kejadian yang melahirkan istilah AHLI DOTA.

EVOS

Selanjutnya ada tim Dota 2 EVOS. Memang EVOS belum mampu meraih trofi juara di tahun 2018 ini. Namun ada catatan penting di mana tim ini tampil di turnamen major, yaitu ESL One Hamburg 2018!

Memang tampilnya EVOS di ESL One Hamburg 2018 tidak terlepas dari tidak berangkatnya TNC, juara SEA qualifier. Sehingga EVOS yang menempati runner up otomatis menjadi wakil dari SEA qualifier.

Sementara di awal tahun 2018, EVOS berhasil tampil di WESG 2017 APAC Finals dan menempati posisi 5. Kemudian di bulan April 2018 EVOS menempati posisi runner up JoinDOTA League Season 12 Asia.

EVOS juga menembus empat besar di MPGL Asian Championship pada bulan Juli 2018, serta menjadi juara ProDotA Cup SEA 13.

PG.Barracx

Berikutnya ada tim rising star yang terus meningkat dari tahun ke tahun, PG.Barracx. Paling hangat, PG.Barrcx berhasil menempati peringkat empat di AMD Dota 2 Pro Series 2018. PG.Barracx juga berhasil tampil di Galaxy Battles Manila dan meraih peringkat 7-8.

PG.Barracx juga berhasil meraih berbagai gelar juara dari turnamen-turnamen Dota 2 yang diadakan di Indonesia. Sebut saja terakhir ada juara 1 SEACA qualifier Indonesia, dan menjadi runner up SEACA SEA.

Belum lagi gelar juara IGX 2018, yang kabarnya enggan dirayakan untuk menghormati keputusan RRQ mundur dari turnamen tersebut. Dan juga berbagai gelar juara turnamen lokal lainnya seperti VGEN Tsunami dan POPCON.

The Prime (dulu TP NND)

Untuk posisi kelima, penulis dihadapkan pada banyak pilihan tim dan memutuskan kalau The Prime pantas untuk masuk dalam lima tim Dota 2 Indonesia terbaik di tahun 2018 ini. Mungkin banyak yang bertanya mengapa The Prime menjadi pilihan daripada tim lain.

Namun patut diketahui, pemilihan tim The Prime tidak lepas dari TP NND di tahun 2018 ini yang berhasil bertanding di China Dota 2 Super Major setelah lolos dari qualifier SEA pada bulan April 2018 silam. Ditambah dengan juara 1 Prasmul Olympic Dota 2 tournament.

Selanjutnya memang The Prime mengalami masa surut. Namun bukan berarti tim ini menghilang begitu saja. The Prime tetap mengikuti turnamen lokal dan mampu menembus main event seperti ke IGC 2018 dan juga IGX 2018.

Itu dia Lima Tim Dota 2 Indonesia Terbaik Tahun 2018 Versi Njepito. Sebenarnya masih banyak tim lain yang juga mengejutkan di tahun 2018 ini. Sebut saja AlterEgo dan XCN. Namun menurut penulis, lima tim yang disebut di atas masih lebih unggul untuk tahun 2018 ini.

Bagaimana dengan versi kalian? Langsung saja corat-coret di kolom komentar ya!


CONTINUE READING BELOW


About Writter

Related Article