Arena of Valor

GGWP.ID Rewind 2018! Rangkuman yang Terjadi di Ranah Esports Tahun Ini

Bukan cuma yutup yang punya rewind mhanx!


GGWP.ID juga punya konten video lho! Subscribe channel Youtube GGWP.ID di sini, dan add LINE GGWP.ID di sini untuk giveaway, update breaking news, dan diskon voucher AOV!

Hari ini merupakan hari terakhir di tahun 2018 dan esok akan berganti menjadi tahun 2019. Apa saja hal yang sudah terjadi di tahun 2018 ini pada ranah esports? Redaksi kami sudah merangkumnya dalam GGWP.ID Rewind 2018 berikut ini.

Awal tahun langsung diramaikan dengan dimulainya dua turnamen esports skala nasional. Ada MPL season 1 untuk game Mobile Legends, dan kemudian ada ASL untuk game Arena of Valor.

Kedua turnamen di atas merupakan turnamen yang mempertemukan tim-tim terbaik di Indonesia dan berlangsung seru dari pekan ke pekan serta pastinya menyediakan hadiah yang sangat besar serta tiket untuk ke turnamen internasional.

Lanjut ke bulan Februari, ada satu pengumuman penting untuk komunitas Dota 2 di Indonesia yaitu dipastikannya akan diadakan turnamen internasional kelas Minor di Indonesia, GESC Indonesia Minor.

Pengumuman ini disambut antusias terbukti dengan cepatnya tiket habis pada masa pre-sale, padahal GESC Indonesia Minor baru akan berlangsung pada bulan maret.

Masuk ke bulan Maret, adalah titik dimulainya esports battle royale di Indonesia dengan hadirnya game PUBG Mobile untuk dimainkan oleh para gamer. Kehadiran PUBG Mobile disambut sangat antusias dan dimainkan oleh banyak gamer.

Akhir kwartal pertama tahun 2018, atau bulan April diawali dengan ‘pesta’ troopers di kota Medan, tempat diadakannya PBGC 2018. Tetapi yang paling menyedot perhatian selama bulan April adalah event IGC 2018, yang diwarnai dengan adanya insiden cakar-cakaran antara Daylen dengan Warpath di dekat venue tersebut.

Lanjut ke bulan Mei, yang paling terekam adalah grand final dari ASL season 1. Kejutan dimulai dari GGWP.ID yang pada regular season harus berjuang dari dasar klasemen untuk meraih empat berhasil lolos ke grand final.

Berjuang dari pertandingan pertama yang menggunakan sistem gauntlet, GGWP.ID berhasil mengalahkan Bigetron dan SES yang lebih diunggulkan namun akhirnya harus puas menjadi runner up karena dikalahkan EVOS (yang menjadi juara ASL season 1) di babak grand final.

Akhir semester pertama tahun 2018 diwarnai oleh ‘drama voucher‘yang berujung pada pencemaran nama baik AVERO. Tetapi yang sempat sangat hype adalah ketika seluruh komunitas Dota 2 Indonesia bersatu mendukung IYD dan Xepher bersama TNC.Tigers berjuang menuju TI 8.

Walau mampu melaju sampai babak grand final qualifier SEA, TNC.Tigers yang tampil kesetanan dan mengejutkan harus takluk atas ‘seniornya’, TNC Predator.

Lanjut ke bulan Juli, ada dua event multi game esports yang berlangsung yaitu IGX 2018 dimana GGWP.ID menjadi juara untuk AOV, dan diwarnai juga dengan hadirnya istilah ahli dota dari turnamen Dota 2, serta yang paling ramai ada Bekraf Game Prime 2018.

Tidak lupa juga dengan diadakannya MSC 2018 di Indonesia yang dijuarai oleh Aether Main. Tidak lupa juga ada kisah drama tersendiri karena ketidakpuasan salah satu tim karena adanya misinformasi mengenai peraturan antara tim tersebut dengan panitia.

Pada bulan Agustus 2018, dua hal penting mewarnai ranah esports di Indonesia dan dunia. Pertama adalah kejutan dari OG yang berhasil menjadi juara TI 8. Kedua adalah diadakannya cabang esports di Asian Games 2018 walau masih berstatus eksibisi.

Para atlet Indonesia juga berhasil membuat kejutan dan membuka mata awam dengan keberhasilan Ridel Sumarandak (BenZer Ridel) merebut emas dari cabang Clash Royale, dan perak oleh Hendry Handisurya (Jothree) dari cabang Hearthstone.

Masuk ke September, ada catatan event yang sudah menjadi tradisi bagi gamer Point Blank yaitu PBNC yang pada tahun ini menyediakan hadiah paling besar untuk juara sebesar 1 miliar rupiah! Gelar juara PBNC sendiri akhirnya mampu diraih oleh RRQ, sang juara bertahan.

Selain itu, ada juga satu event multi game yang diadakan di bulan September yaitu Indonesia Esports Championship (IEC). Namun event ini juga menghadirkan catatan tersendiri karena persiapan yang cukup mengecewakan bagi tim peserta yang hadir dengan kurangnya dukungan peripheral serta waktu yang kurang terorganisir dengan baik.

Selain itu, sama seperti awal tahun 2018, turnamen nasional untuk dua game mobile di Indonesia, Mobile Legends dan Arena of Valor, memulai season kedua. ASL season 2 untuk Arena of Valor dan MPL season 2 untuk Mobile Legends.

Pada kuartal terakhir 2018 ini, ada satu pelajaran penting bagi seluruh tim khususnya yang mengikuti ASL season 2 dan juga untuk turnamen atau liga esports lainnya yaitu terbuktinya asus poaching pemain yang dilakukan EVOS terhadap sala satu pemain GGWP.ID di ASL season 2. Evos diputuskan bersalah dan mendapat teguran sangat keras pada kasus tersebut.

Untuk event yang berlangsung offline dan menjadi catatan tersendiri, ada turnamen yang rangkaiannya menjadi satu yang berlangsung di Indonesia yaitu WESG Indonesia qualifier dan SEACA.

Masuk ke bulan November ada satu momen penting dimana Reza Arap perkenalkan WAW esports. Langkah yang dilandasi kegemarannya dan pengalamannya bermain game Dota 2 membuat Arap membentuk organisasi esports yang tujuannya menjadi juara. Kejutan besar dari WAW yang pertama adalah meraih juara ANC season 2.

Berikutnya ada pesta arek-arek Suroboyo dengan digelarnya grand final MPL season 2 di kota pahlawan tersebut. Antusiasme yang sangat tinggi sangat terlihat jelas. Setelah melalui dua hari pelaksanaan, akhirnya RRQ berhasil meraih mahkota juara MPL Season 2

Terakhir di tahun 2018 ini, bulan Desember, ada pengumuman ekspansi dari Flash Wolves dengan menghadirkan tim Mobile Legends di Indonesia. Selain itu adalah concern dari turnamen esports yang diadakan untuk para pelajar dengan adanya HSL 2018 serta kepastian akan adanya liga universitas yang diumumkan IESPA.

Yang juga menyedot perhatian adalah diumumkannya judul-judul gim esports yang akan dipertandingkan di Sea Games 2019. Nantinya ada 6 judul gim, tetapi baru 5 yang resmi diumumkan yaitu Dota 2, Starcraft 2, Arena of Valor, Mobile Legends dan Tekken. Sedangkan satu judul lagi masih belum diumumkan.

Itu dia GGWP.ID rewind yang merangkum hal-hal penting yang terjadi di tahun 2018 ini. Selain hal-hal di atas, tentu masih banyak hal lain yang terjadi dan menjadi catatan untuk tahun 2018 ini. Tetapi apapun yang terjadi, semoga di tahun 2019 perkembangan esports di Indonesia akan semakin maju!


CONTINUE READING BELOW


About Writter

Related Article