Mobile Legends

Piala Presiden 2019 Temukan Tim Profesional dan Daerah Dari Awal Itu Adil? Ini Pendapat Para Peserta!

Dari Awal tim profesional sudah ketemu dengan tim kualifikasi daerah, mhankz! Adil atau tidak?


GGWP.ID juga punya konten video lho! Subscribe channel Youtube GGWP.ID di sini, dan add official LINE GGWP.ID di sini untuk giveaway, update breaking news, dan diskon voucher AOV!

Piala Presiden 2019 memang sudah berjalan satu hari dan berhasil memberikan pertandingan-pertandingan fenomenal yang mampu memanjakan para penggemar Mobile Legends.

Menariknya, jika diperhatikan, semua tim profesional dipasangkan dengan tim dari kualifikasi daerah.

Timbul pertanyaan di benak penulis: “Apakah hal tersebut adil?”

Mobile legends

Sumber: instagram.com/pialapresidenesports

Sekilas, terlihat pengundian ini terasa tidak adil karena tim dari daerah sejatinya lebih minim jam terbang dibandingkan dengan pemain profesional terkecuali Revo dan Star8 Esports.

Namun, kalau dianalisa lebih dalam, pengundian ini mungkin memiliki harapan agar tim daerah mampu mengunjukkan taring mereka terhadap tim-tim yang sudah dikenal oleh penggemar esport Mobile Legends.

Pada acara Piala Presiden Epsorts 2019, GGWP.ID memiliki kesempatan untuk menanyakan hal tersebut kepada tim-tim peserta dari turnamen yang mendapat berkat dari orang nomor satu Republik Indonesia ini.

Mobile Legends

Sumber: ggwp.id

Yang pertama kami tanya adalah tim yang berasal dari Kalimantan Barat atau lebih tepatnya Kota Kalimantan, Cupu Team.

Salah satu anggota dari Cupu Team menyuarakan kalau pengundian ini terasa kurang adil.

Hal ini dikarenakan para pemain dari daerah kemungkinan besar akan mempunyai kesempatan yang lebih kecil untuk tampil menunjukkan kemampuannya lebih lanjut.

Namun apakah benar demikian?

Mobile Legends

Sumber: ggwp.id

Yang selanjutnya menjadi target pertaanyaan ini adalah tim yang mendapat kerjasama dengan organisasi olahraga internasional, PSG.RRQ.

Kali ini, Anggota dari tim tersebut, Lemon, yang menjawab pertanyaan tersebut.

Menariknya, Lemon mengatakan kalau pengundian ini sangat fair (adil).

Lemon justru sangat menghormati kekuatan para tim dari daerah ini.

Bahkan, dia juga memberikan satu fakta yang sangat penting.

Dalam kualifikasi Pontianak, Cupu Team berhasil mengalahkan SFI Critical yang notabene tim profesional.

SFI Critical sendiri berhasil lolos ke Piala Presiden Esports 2019 melalui kualifikasi tertutup turnamen tersebut melawan tim profesional lainnya.

Hebatnya, tim dari daerah berhasil membuktikan hal tersebut.

Namun, hanya dua tim yang mampu melakukannya dari delapan: Revo yang berisi mantan pemain MPL, dan Humble Team dari Bekasi.


Menurut kalian, apakah format Piala Presiden Esports 2019 tersebut adil?



Tentang Penulis

Artikel Terkait