Rising Games

Pemain PUBG Mobile Didekati Tim Lain, General Manager WAW Esports Meradang

wadududuh.. kesal karena pemainnya didekatin tim lain.. tapi kan gak lagi turnamen yang ada peraturan anti-poaching.. Gimana nih mhanx.


GGWP.ID juga punya konten video lho! Subscribe channel Youtube GGWP.ID di sini, dan add official LINE GGWP.ID di sini untuk giveaway, update breaking news, dan diskon voucher AOV!

Transfer pemain adalah hal yang lumrah terjadi antar tim. Namun pendekatan kepada pemain bisa membuat salah satu pihak meradang. Setidaknya hal tersebut diungkapkan oleh General Manager tim WAW Esports, Ahmad Priyadi.

Salah satu pemain tim PUBG Mobile di tim WAW Esports disebutkan oleh Ahmad sedang didekati oleh tim lain, Star8. Kontak memang sudah terjadi antar manager tim PUBG Mobile WAW Esports dengan manager tim Star8 namun ada hal sebelumnya yang membuat Ahmad Priyadi kesal.

Sebelum kontak antar manajemen, Ahmad Priyadi mengungkapkan ada hal yang membuat dia meradang atau kesal, yaitu proses pendekatan awal ke pemain yang langsung mengiming-imingi pemain tersebut terlebih dahulu.

“Sejujurnya pendekatan langsung mengiming-imingi pemain ini bukan kejadian yang pertama kali, tapi sudah berkali kali. Kami merasa keberatan dengan cara yang dilakukan.” Kata Ahmad saat dihubungi redaksi melalui aplikasi pesan singkat.

“Saya pernah kok dikontak tim Onic langsung untuk buyout (membeli pemain), tapi mereka saat itu tidak kontak playernya dulu dan mengimingi sesuatu. Lain hal dengan manager star8 ini, dia menjalin kontak langsung sama player PUBGM kita. Dan kita tidak tahu siapa yg memulai” lanjut Ahmad menerangkan.

Menurut Ahmad, pendekatan ke pemain yang sudah memiliki kontrak dengan tim lain akan lebih santun dan sopan jika melakukan pendekatan ke tim yang mengontrak terlebih dahulu. Berikut adalah bukti chat kepada pemain sebelum kontak antar manajer yang diberikan Ahmad Priyadi dan membuat dia meradang.

Sumber: Dok. Ahmad Priyadi

Sumber: Dok. Ahmad Priyadi

“Intinya selama tidak tertulis jelas, cobalah untuk punya sopan dan bertata krama.” kata Ahmad Priyadi.

“Jujur banget, saya resah sama esport sekarang, yang sudah main sebut-sebutan gaji supaya player yang punya gaji di bawahnya merasa minder dan gampang di buyout.” lanjut Ahmad menjelaskan.

Keresahan Ahmad Priyadi juga tidak lepas dari PUBG Mobile WAW Esports yang saat ini sedang melakukan persiapan menghadapi PMCO yang akan berlangsung di Shanghai, China. WAW menjadi salah satu dari 5 tim PUBG Mobile Indonesia yang lolos ke Shanghai setelah meraih lima besar di PMCO Indonesia.

Apakah ini termasuk kasus poaching? Jika kedua tim tidak saling beradu di sebuah turnamen dan ada peraturan yang mengatur tentang poaching, maka pendekatan yang dilakukan bukanlah sebuah kasus poaching.

Pendekatan ilegal atau poaching terjadi jika ada peraturan anti-poaching yang mengatur waktu dan prosedur dalam sebuah turnamen yang berjalan pada periode tertentu. Sebut saja ASL Season 2 yang sudah selesai dan MPL Season 3 yang saat ini berjalan.

Kedua turnamen di atas memberlakukan peraturan anti-poaching sehingga melindungi tim dan pemain selama turnamen berlangsung karena proses pendekatan pemain harus dilakukan antar manajemen dan tidak boleh mendekati pemain langsung tanpa melalui manajemen tim terlebih dahulu.

Hingga artikel ini dipublikasikan, redaksi sudah mencoba mengonfirmasi ke pihak Star8 seperti yang sudah diungkap oleh Ahmad Priyadi.



Tentang Penulis

Artikel Terkait