Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Anime 17 Plus
Anime 17 Plus (cbr.com)

Intinya sih...

  • Welcome to the N.H.K.Anime brutal tentang kesehatan mental, depresi, dan kecanduan. Dialog gelap dan humor hitam membuatnya tidak cocok untuk penonton di bawah umur.

  • DorohedoroDunia brutal penuh sihir dengan adegan kekerasan eksplisit yang sangat intens. Tidak disarankan untuk anak di bawah umur.

  • MonsterAnime psikologis dengan tema moral berat dan alur lambat. Membutuhkan kedewasaan emosional untuk memahaminya, tidak cocok untuk penonton muda.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tidak semua anime dibuat untuk anak-anak atau remaja. Di balik visual khas Jepang yang sering terlihat lucu atau penuh warna, ada banyak anime dengan tema berat, kekerasan eksplisit, gangguan psikologis, hingga kritik sosial yang tajam.

Anime-anime ini ditujukan untuk penonton dewasa karena menyajikan cerita kompleks dan konten sensitif.

Artikel ini membahas 10 anime 17+ yang tidak disarankan ditonton di bawah umur, lengkap dengan alasan kenapa masing-masing layak masuk daftar.

In Article GGWP_.png


 

1. Welcome to the N.H.K.

Anime 17 Plus (cbr.com)

Anime ini mengangkat isu kesehatan mental secara brutal namun jujur. Welcome to the N.H.K. mengikuti Tatsuhiro, seorang hikikomori yang terjebak depresi, paranoia, dan rasa putus asa. Ceritanya penuh dialog gelap, humor hitam, serta gambaran realistis tentang kecanduan, kesepian, dan kecemasan sosial.

Tema-tema tersebut terlalu berat bagi penonton di bawah umur karena bisa memicu interpretasi yang salah. Anime ini terasa sangat dekat dengan realita kehidupan dewasa, terutama mereka yang pernah merasa gagal atau terasing.

2. Dorohedoro

Anime 17 Plus (cbr.com)

Dorohedoro menghadirkan dunia brutal penuh sihir, kekerasan berdarah, dan eksperimen manusia. Karakter utama, Caiman, hidup di kota kumuh tempat manusia dijadikan objek uji coba penyihir. Meski dibalut humor absurd dan karakter unik, visual gore dan nuansa sadisnya sangat kental.

Anime ini cocok untuk penonton dewasa yang bisa menikmati kontras antara komedi dan kegelapan ekstrem. Anak di bawah umur sangat tidak disarankan menonton karena adegan kekerasan eksplisit yang intens.

3. Monster

Anime 17 Plus (cbr.com)

Monster adalah anime psikologis dengan tensi tinggi dan tema moral yang berat. Cerita tentang Dr. Tenma dan Johan Liebert menyentuh isu pembunuhan, trauma masa kecil, manipulasi psikologis, dan kejahatan manusia.

Alurnya lambat namun penuh tekanan, menuntut kedewasaan emosional untuk memahaminya. Anime ini bukan hanya hiburan, tapi refleksi gelap tentang pilihan hidup dan konsekuensinya. Sangat tidak cocok untuk penonton muda yang belum siap menghadapi tema psikologis ekstrem.

4. Golden Kamuy

Anime 17 Plus (cbr.com)

Berlatar sejarah pasca Perang Rusia-Jepang, Golden Kamuy menyajikan kekerasan realistis, pembunuhan, serta humor dewasa yang kasar. Perpaduan antara edukasi sejarah, budaya Ainu, dan adegan sadis membuat anime ini unik sekaligus ekstrem.

Banyak adegan brutal disajikan tanpa sensor berlebihan. Walau kocak di beberapa momen, keseluruhan ceritanya tetap berat dan dewasa. Anime ini jelas ditujukan untuk penonton 17+ yang mampu mencerna humor gelap dan kekerasan grafis.

5. Ergo Proxy

Anime 17 Plus (cbr.com)

Ergo Proxy adalah anime dengan atmosfer gelap, nihilistik, dan filosofis. Ceritanya membahas eksistensi manusia, kesadaran, identitas, dan kehancuran peradaban.

Visualnya suram, dialognya berat, dan alurnya sering abstrak. Anime ini menuntut fokus dan kedewasaan tinggi untuk benar-benar dipahami. Kekerasan, depresi, serta tema eksistensial membuat Ergo Proxy tidak ramah bagi penonton muda. Ini adalah tontonan serius bagi penikmat anime dewasa yang mencari pengalaman berbeda.

6. Kaiji

Anime 17 Plus (cbr.com)

Kaiji memperlihatkan sisi tergelap dunia perjudian dan keserakahan manusia. Taruhan ekstrem, tekanan mental, dan ancaman kematian menjadi inti cerita. Anime ini sangat intens dan penuh ketegangan psikologis, menampilkan bagaimana manusia bisa kehilangan moral demi bertahan hidup.

Tema perjudian, manipulasi, dan keputusasaan jelas tidak cocok untuk anak-anak. Kaiji adalah anime dewasa yang menguras emosi dan menegangkan dari awal hingga akhir.

7. Steins;Gate

Anime 17 Plus (cbr.com)

Meski terlihat seperti anime sci-fi ringan di awal, Steins;Gate berkembang menjadi cerita kompleks tentang konsekuensi waktu dan kehilangan.

Tema tragedi, pengorbanan, dan penderitaan mental membuatnya lebih cocok untuk penonton dewasa. Kompleksitas narasi time travel-nya juga menuntut pemahaman logis yang matang. Walau tidak sebrutal anime lain di daftar ini, beban emosional Steins;Gate cukup berat bagi penonton di bawah umur.

8. Wotakoi: Love Is Hard for an Otaku

Anime 17 Plus (cbr.com)

Berbeda dari anime romantis sekolah, Wotakoi berfokus pada hubungan orang dewasa di dunia kerja. Dialog, dinamika hubungan, dan konfliknya sangat relevan bagi penonton dewasa.

Meski tidak penuh kekerasan, anime ini tetap masuk kategori dewasa karena konteks emosional dan relasi realistis yang sulit dipahami remaja. Wotakoi menunjukkan bahwa cinta tidak selalu manis, terutama saat bercampur dengan tekanan pekerjaan dan kehidupan dewasa.

9. Shirobako

Anime 17 Plus (cbr.com)

Shirobako adalah anime bertema dunia kerja industri anime yang sangat realistis. Tekanan deadline, konflik internal, kegagalan, dan realita keras dunia profesional menjadi fokus utama.

Meski terlihat ringan, anime ini sarat pesan tentang kompromi hidup dan impian yang tidak selalu berjalan mulus. Penonton di bawah umur kemungkinan sulit memahami relevansinya. Shirobako lebih cocok untuk dewasa yang pernah atau sedang menghadapi dunia kerja.

10. Devilman Crybaby

Anime 17 Plus (cbr.com)

Anime ini jelas ditujukan untuk penonton dewasa karena menyajikan kekerasan ekstrem, isu seksual, serta konflik moral yang berat. Dengan gaya visual yang unik dan brutal, Devilman Crybaby mengangkat tema kehancuran manusia, identitas, dan sisi gelap masyarakat.

Ceritanya penuh adegan intens yang bisa mengganggu secara emosional, membuat anime ini jauh dari tontonan ringan. Banyak pesan filosofis dan kritik sosial yang hanya bisa dipahami dengan kedewasaan mental. Karena kontennya yang eksplisit dan depresif, anime ini sangat direkomendasikan hanya untuk penonton usia 17+.

Anime 17+ bukan sekadar soal kekerasan atau visual gelap, tetapi juga kedalaman tema dan kompleksitas cerita. Sepuluh anime di atas menyajikan realita kehidupan, psikologi manusia, dan konflik moral yang membutuhkan kedewasaan untuk memahaminya.

Jika kamu masih di bawah umur, sebaiknya tunda menonton judul-judul ini. Namun bagi penonton dewasa, anime-anime tersebut bisa menjadi pengalaman menonton yang kuat, reflektif, dan tak terlupakan.

FAQ Singkat Tentang Anime 17+

1. Apakah semua anime 17+ mengandung kekerasan?

Tidak. Beberapa fokus pada tema psikologis, pekerjaan, atau hubungan dewasa.

2. Kenapa anime dewasa tetap populer?

Karena menyajikan cerita lebih realistis dan relevan dengan kehidupan nyata.

3. Apakah Shirobako aman untuk remaja?

Aman secara visual, tapi konteks ceritanya lebih cocok untuk dewasa.

4. Anime mana yang paling berat secara mental?

Monster, Welcome to the N.H.K., dan Ergo Proxy.

5. Apakah anime 17+ selalu gelap?

Tidak selalu, tapi umumnya memiliki tema yang kompleks dan serius.

Editorial Team