Meskipun Sora bukan karakter utama dalam One Piece, perannya sangat penting bagi perkembangan Sanji. Namanya kembali mencuat di arc Egghead saat muncul karakter Lilith, yang mengaku sebagai Vegapunk dan memiliki desain mirip Sora, memicu rasa penasaran fans.
Siapa sebenarnya Sora? Ada dua versi cerita tentangnya. Pertama, dalam komik yang disebarkan News Coo, Sora digambarkan sebagai pahlawan Angkatan Laut yang melawan Germa 66, kelompok militer pimpinan Vinsmoke Judge.
Kedua, Sora adalah istri Judge dan ibu dari lima anaknya, Reiji, Ichiji, Niji, Sanji, dan Yonji. Namun, kehidupan Sora tidak bahagia karena dia tidak memiliki kekuasaan atas Judge atau kerajaan Germa.
Sora tidak setuju dengan ambisi Judge yang melakukan rekayasa genetik pada anak-anak mereka untuk menciptakan pasukan kuat.
Meski demikian, hanya Sanji yang dekat dengannya dan menerima kasih sayang penuh. Sora bahkan memberikan racikan untuk membatalkan rekayasa genetik Judge, yang hanya berpengaruh pada Sanji dan Reiji. Sora akhirnya meninggal karena sakit, tetapi perlindungannya membuat Sanji tetap manusiawi, berbeda dengan saudara-saudaranya.
Eiichiro Oda dikenal suka menghadirkan plot twist mengejutkan, seperti membangkitkan karakter yang diduga tewas. Contohnya, Sabo, yang ternyata selamat dari kebakaran Grey Terminal berkat Dragon, dan Jaguar D. Saul, yang diduga tewas dalam Buster Call Ohara, tapi ternyata selamat setelah es Aokiji mencair, lalu bersembunyi di Elbaph.
Lalu, bagaimana dengan Sora? Meski dikisahkan meninggal demi melindungi Sanji, muncul spekulasi bahwa dia mungkin masih hidup. Hal ini dipicu oleh kemunculan karakter misterius di chapter 1134 yang mirip dengan Sora. Meski Oda sering dikritik karena desain karakter wanita yang serupa, seperti Vivi, Nami, dan Lilith, kemiripan ini bisa jadi petunjuk bahwa Sora masih hidup.
Sora hidup dalam tekanan bersama Vinsmoke Judge, menyaksikan anak-anaknya menjadi subjek eksperimen. Namun, dia bertahan demi melindungi mereka. Bisa jadi, Sora memalsukan kematiannya untuk keluar dari Kerajaan Germa dan melindungi anak-anaknya dari jarak jauh. Dengan akses Germa ke World Government, Sora mungkin memutuskan untuk bekerja sama dengan mereka sebagai cara melindungi Sanji.
Hal ini bisa menjelaskan mengapa poster buruan Sanji bertuliskan “Only Alive,” berbeda dengan yang lain. Selain karena aliansi Germa dengan World Government, bisa jadi ini adalah hasil kesepakatan Sora untuk melindungi anaknya.