Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

10 Film yang Pernah Dilarang Tayang di Indonesia, Kok Bisa?

10 Film yang Pernah Dilarang Tayang di Indonesia, Kok Bisa?
Industri perfilman memang selalu menghadirkan berbagai cerita menarik, mulai dari kisah romansa hingga sejarah yang penuh kontroversi (screenrant.com)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Beberapa film internasional dan lokal dilarang tayang di Indonesia karena dianggap menyinggung isu sensitif seperti politik, agama, moral, serta nilai budaya yang dijunjung masyarakat.
  • Film-film seperti The Look of Silence, Fifty Shades of Grey, dan Balibo menjadi contoh bagaimana tema sejarah, seksualitas, atau diplomasi dapat memicu pelarangan oleh lembaga sensor.
  • Pelarangan ini menunjukkan bahwa perfilman di Indonesia tidak hanya soal hiburan, tetapi juga mencerminkan batas antara kebebasan berekspresi dan norma sosial yang berlaku.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Industri perfilman memang selalu menghadirkan berbagai cerita menarik, mulai dari kisah romansa hingga sejarah yang penuh kontroversi.

Namun, tidak semua film bisa bebas tayang di setiap negara, termasuk Indonesia.

Faktor budaya, moral, politik, hingga agama sering menjadi pertimbangan utama dalam proses sensor.

Beberapa film bahkan harus menerima kenyataan pahit karena dilarang tayang di bioskop Tanah Air.

Nah, berikut ini adalah 10 film yang pernah dilarang tayang di Indonesia dengan berbagai alasan yang menarik untuk dibahas.

1. The Look of Silence (2014)

Film yang Dilarang Tayang di Indonesia
Film dokumenter ini mengangkat kisah nyata yang sangat sensitif dalam sejarah Indonesia, yaitu tragedi 1965. (screenrant.com)

Film dokumenter ini mengangkat kisah nyata yang sangat sensitif dalam sejarah Indonesia, yaitu tragedi 1965.

Ceritanya berfokus pada Adi Rukun yang berusaha mengungkap kebenaran di balik kematian kakaknya yang dituduh terkait PKI.

Dengan pendekatan dokumenter yang kuat dan emosional, film ini berhasil mendapatkan pengakuan internasional bahkan hingga masuk nominasi Oscar.

Namun, di Indonesia sendiri, film ini tidak diizinkan tayang secara luas di bioskop.

Alasannya karena tema yang diangkat dianggap terlalu sensitif dan berpotensi memicu konflik sosial.

Pemerintah khawatir film ini dapat membuka luka lama yang belum sepenuhnya sembuh di masyarakat, sehingga diputuskan untuk tidak memberikan izin edar resmi.

2. Fifty Shades of Grey (2015)

Film yang Dilarang Tayang di Indonesia
Film ini sempat menjadi fenomena global karena kisah romansa dewasa yang cukup berani (screenrant.com)

Film ini sempat menjadi fenomena global karena kisah romansa dewasa yang cukup berani.

Dibintangi oleh Dakota Johnson dan Jamie Dornan, film ini menampilkan hubungan penuh dominasi dan fantasi seksual yang cukup eksplisit.

Tidak heran jika film ini menuai banyak kontroversi di berbagai negara.

Di Indonesia, Fifty Shades of Grey langsung mendapat penolakan keras.

Kontennya dianggap terlalu vulgar dan tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku.

Unsur BDSM yang ditampilkan juga dinilai tidak pantas untuk konsumsi publik.

Karena alasan tersebut, film ini tidak mendapatkan izin tayang di bioskop Indonesia.

3. Balibo (2009)

Film yang Dilarang Tayang di Indonesia
Film ini diangkat dari kisah nyata tentang lima jurnalis yang tewas di Timor Timur pada tahun 1975 (screenrant.com)

Film ini diangkat dari kisah nyata tentang lima jurnalis yang tewas di Timor Timur pada tahun 1975.

Dengan pendekatan biografi dan sejarah, film ini mencoba menggambarkan situasi politik saat itu secara detail dan dramatis.

Namun, di Indonesia, film ini dianggap sangat sensitif karena menyangkut hubungan diplomatik dengan Australia.

Isu yang diangkat dinilai bisa memperburuk citra Indonesia di mata internasional.

Demi menjaga stabilitas hubungan antarnegara, pemerintah akhirnya memutuskan untuk melarang penayangan film ini.

4. Suspiria (2018)

Film yang Dilarang Tayang di Indonesia
Film remake dari versi klasik ini menghadirkan nuansa horor yang gelap dan penuh misteri (screenrant.com)

Film remake dari versi klasik ini menghadirkan nuansa horor yang gelap dan penuh misteri.

Ceritanya mengikuti seorang balerina yang bergabung dengan sekolah tari elit yang ternyata menyimpan rahasia kelam berupa ritual gelap.

Meski memiliki kualitas sinematik yang tinggi, Suspiria mengandung banyak adegan kekerasan ekstrem dan elemen seksual yang cukup mengganggu.

Hal ini membuat film tersebut dianggap tidak layak tayang di Indonesia.

Lembaga sensor menilai bahwa kontennya bisa memberikan dampak negatif bagi penonton.

5. Pengakuan Seorang Pelacur (2010)

Film yang Dilarang Tayang di Indonesia
Dari judulnya saja, film ini sudah mengundang kontroversi (screenrant.com)

Dari judulnya saja, film ini sudah mengundang kontroversi.

Ceritanya mengikuti perjalanan seorang perempuan yang memilih menjadi pelacur sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem patriarki.

Film ini mencoba menyampaikan pesan sosial, namun dengan pendekatan yang cukup eksplisit.

Sayangnya, penyampaian tersebut dianggap terlalu vulgar dan bertentangan dengan norma moral yang berlaku di Indonesia.

KPI akhirnya melarang penayangan film ini karena dinilai tidak sesuai dengan standar etika penyiaran.

6. Noah (2014)

Film yang Dilarang Tayang di Indonesia
Film ini merupakan adaptasi dari kisah Nabi Nuh yang terdapat dalam Alkitab (screenrant.com)

Film ini merupakan adaptasi dari kisah Nabi Nuh yang terdapat dalam Alkitab.

Dibintangi oleh Russell Crowe, film ini mencoba menghadirkan interpretasi baru dengan sentuhan fantasi dan drama.

Namun, interpretasi tersebut justru menjadi masalah.

Banyak pihak menilai bahwa film ini menyimpang dari ajaran agama dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Karena Indonesia memiliki masyarakat yang religius, film ini akhirnya tidak diizinkan tayang demi menghindari konflik antarumat beragama.

7. Irreversible (2002)

Film yang Dilarang Tayang di Indonesia
Film asal Prancis ini dikenal sebagai salah satu film paling kontroversial sepanjang masa (screenrant.com)

Film asal Prancis ini dikenal sebagai salah satu film paling kontroversial sepanjang masa.

Disutradarai oleh Gaspar Noé, film ini menampilkan adegan kekerasan seksual yang sangat brutal dan realistis.

Selain itu, alur cerita yang disusun secara mundur membuat pengalaman menonton menjadi semakin intens dan tidak nyaman.

Di Indonesia, film ini jelas tidak lolos sensor karena kontennya dianggap terlalu ekstrem dan berbahaya bagi penonton.

8. Kucumbu Tubuh Indahku (2018)

Film yang Dilarang Tayang di Indonesia
Film karya Garin Nugroho ini sempat menjadi perbincangan hangat di Indonesia (screenrant.com)

Film karya Garin Nugroho ini sempat menjadi perbincangan hangat di Indonesia.

Mengangkat tema identitas gender dan seksualitas, film ini mencoba menggambarkan perjalanan hidup seorang penari tradisional.

Meski mendapat apresiasi di berbagai festival internasional, film ini justru menuai penolakan di dalam negeri.

Banyak pihak menilai bahwa tema yang diangkat bertentangan dengan nilai budaya dan agama.

Akhirnya, film ini dilarang tayang di beberapa daerah bahkan mendapat pembatasan ketat secara nasional.

9. The Handmaiden (2016)

Film yang Dilarang Tayang di Indonesia
Film Korea Selatan ini dikenal dengan kualitas cerita dan sinematografi yang luar biasa (screenrant.com)

Film Korea Selatan ini dikenal dengan kualitas cerita dan sinematografi yang luar biasa.

Berlatar masa penjajahan Jepang, film ini mengisahkan hubungan kompleks antara dua perempuan dengan banyak plot twist mengejutkan.

Namun, film ini juga mengandung banyak adegan seksual eksplisit, termasuk hubungan sesama jenis dan unsur BDSM.

Hal ini membuat film tersebut tidak lolos sensor di Indonesia karena dianggap tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku.

10. Merdeka 17085 (2001)

Film yang Dilarang Tayang di Indonesia
Film ini mengangkat kisah unik tentang tentara Jepang yang ikut berjuang untuk kemerdekaan Indonesia (screenrant.com)

Film ini mengangkat kisah unik tentang tentara Jepang yang ikut berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Meski terdengar menarik, film ini menuai kontroversi karena dianggap tidak sesuai dengan fakta sejarah.

Banyak pihak menilai bahwa film ini memutarbalikkan peran Jepang dalam sejarah Indonesia.

Karena berpotensi menyesatkan publik, film ini akhirnya dilarang tayang di Indonesia meskipun sempat sukses di Jepang.

Film yang dilarang tayang di Indonesia menunjukkan bahwa perfilman tidak hanya soal hiburan, tetapi juga berkaitan erat dengan nilai sosial, budaya, dan politik.

Setiap negara memiliki standar berbeda dalam menentukan batasan konten yang layak ditampilkan ke publik.

Meski beberapa film mendapat apresiasi internasional, belum tentu bisa diterima di Indonesia.

Dengan memahami alasan di balik pelarangan tersebut, kita bisa melihat bagaimana keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan norma masyarakat terus menjadi perdebatan yang menarik hingga saat ini.

FAQ Tentang Film yang Pernah Dilarang Tayang di Indonesia

1. Kenapa banyak film dilarang di Indonesia?

Karena adanya pertimbangan budaya, moral, agama, dan politik yang harus dijaga.

2. Siapa yang menentukan film boleh tayang atau tidak?

Lembaga Sensor Film (LSF) dan KPI berperan dalam menentukan kelayakan tayang.

3. Apakah film yang dilarang bisa ditonton secara legal?

Beberapa bisa ditonton lewat platform streaming internasional.

4. Apakah semua film dilarang karena konten seksual?

Tidak, ada juga yang dilarang karena alasan politik atau sejarah sensitif.

5. Apakah larangan film bisa berubah?

Bisa, tergantung kebijakan dan kondisi sosial di masa depan.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Jaelani
EditorDoni Jaelani
Follow Us

Latest in Entertainment

See More