10 Series Netlfix yang Bikin Penonton Berdebat, Kok Bisa?

- 13 Reasons Why memicu kontroversi bunuh diri remaja dan kekerasan seksual
- The Witcher menuai kritik dari penggemar novel dan perdebatan soal adaptasi
- Insatiable dikecam karena fat-shaming, The Goop Lab menyebarkan pseudoscience berbahaya
Netflix dikenal berani menghadirkan serial dengan tema sensitif, kontroversial, dan sering kali memicu perdebatan publik.
Beberapa series bahkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memancing diskusi serius tentang etika, kesehatan mental, agama, sejarah, hingga representasi sosial.
Reaksi penonton pun terbelah, ada yang memuji keberaniannya, ada pula yang menilai tayangan tersebut berbahaya atau tidak bertanggung jawab. Berikut adalah 10 series Netflix yang paling sering memicu perdebatan panas di kalangan penonton dan kritikus.
Table of Content
1. 13 Reasons Why

Sejak penayangan perdananya, 13 Reasons Why langsung memicu kontroversi besar. Serial ini mengangkat kisah bunuh diri remaja Hannah Baker melalui rekaman kaset yang ia tinggalkan. Banyak pakar kesehatan mental mengkritik penggambaran bunuh diri dan kekerasan seksual yang dianggap terlalu eksplisit dan berpotensi memicu dampak buruk bagi penonton rentan.
Di sisi lain, pendukungnya memuji serial ini karena berani membuka diskusi tentang depresi dan perundungan. Netflix bahkan merevisi beberapa adegan dan menambahkan peringatan konten akibat tekanan publik.
2. The Witcher

The Witcher menjadi medan perdebatan sengit antara penggemar novel, game, dan penonton kasual.
Banyak fans menilai adaptasi Netflix terlalu jauh menyimpang dari karya Andrzej Sapkowski. Kontroversi memuncak saat Henry Cavill, yang dikenal sangat menghormati materi asli, hengkang setelah musim ketiga.
Kepergiannya memicu spekulasi konflik kreatif dan memperkuat kritik terhadap arah cerita. Media sosial dipenuhi perdebatan soal kesetiaan adaptasi, perubahan karakter, hingga keputusan casting yang dianggap merusak lore asli.
3. Insatiable

Bahkan sebelum tayang, Insatiable sudah menuai kecaman. Trailer serial ini dianggap mempromosikan fat-shaming dan stereotip berbahaya soal tubuh.
Petisi pembatalan acara mengumpulkan lebih dari 100 ribu tanda tangan.
Setelah rilis, kritik semakin tajam karena serial ini dinilai gagal menyampaikan satire secara tepat, terutama saat menyentuh isu gangguan makan, trauma seksual.
Meski kreatornya membela niat satirnya, banyak penonton merasa pendekatan Insatiable justru memperparah masalah yang dikritiknya.
4. The Goop Lab

The Goop Lab memicu perdebatan antara dunia medis dan industri wellness.
Serial ini menampilkan praktik kesehatan alternatif yang belum terbukti secara ilmiah, mulai dari terapi energi hingga penggunaan psikedelik.
Banyak dokter dan ilmuwan menilai tayangan ini menyebarkan pseudoscience berbahaya. Kritik datang dari berbagai institusi kesehatan, termasuk otoritas medis Inggris.
Pendukungnya menganggap serial ini sebagai eksplorasi alternatif, tetapi lawannya menilai Netflix memberi legitimasi pada praktik yang berisiko bagi publik.
5. House of Cards

Kontroversi House of Cards tidak berasal dari cerita, melainkan skandal aktor utamanya, Kevin Spacey.
Tuduhan pelecehan seksual membuat Netflix memecat Spacey dan mengubah total arah cerita di musim terakhir.
Keputusan ini memicu perdebatan besar tentang pemisahan karya seni dari pelaku, serta dampak skandal terhadap ratusan kru produksi.
Musim terakhir menuai ulasan campuran, dengan banyak penonton merasa drama di balik layar sangat memengaruhi kualitas cerita di layar.
6. The Crown

Sebagai drama sejarah, The Crown kerap dituduh mengaburkan batas fakta dan fiksi.
Penggambaran keluarga kerajaan Inggris, terutama tokoh yang masih hidup, memicu reaksi keras dari politisi dan tokoh publik.
Beberapa pihak menuntut Netflix menambahkan disclaimer karena dianggap menyesatkan. Kontroversi paling besar muncul saat serial ini mengangkat kisah Putri Diana, dengan banyak penonton merasa tragedi pribadi tersebut dieksploitasi secara emosional dan etis.
7. Messiah

Messiah memicu kontroversi lintas negara dan agama. Kisah tentang sosok misterius yang diduga mesias modern dianggap sensitif, terutama di kawasan Timur Tengah. Beberapa lembaga bahkan meminta Netflix memblokir penayangannya.
Kritikus agama menilai serial ini menyinggung kepercayaan tertentu dan menyederhanakan isu teologis yang kompleks. Meski ada yang memuji keberaniannya, tekanan publik dan kontroversi membuat Messiah dihentikan setelah satu musim.
8. Atypical

Musim pertama Atypical menuai kritik karena dianggap menampilkan autisme secara stereotip dan tidak melibatkan aktor autistik. Komunitas neurodivergen menilai representasinya kurang autentik. Namun, berbeda dari banyak serial lain, Atypical justru berevolusi.
Musim-musim selanjutnya melibatkan konsultan autistik dan memperluas representasi karakter. Perubahan ini memicu perdebatan menarik tentang bagaimana kritik publik dapat mendorong perbaikan nyata dalam industri hiburan.
9. Tiger King

Tiger King menjadi fenomena global sekaligus sumber kontroversi. Dokumenter ini dituduh mengeksploitasi isu kesejahteraan satwa demi sensasi.
Cara penggambaran tokoh Carole Baskin juga memicu spekulasi liar di media sosial hingga membuka kembali kasus lama.
Aktivis hak hewan menilai serial ini mengalihkan fokus dari penderitaan satwa ke drama personal. Meski sangat populer, Tiger King memicu perdebatan soal etika dokumenter true crime.
10. Making a Murderer

Serial dokumenter ini memicu perdebatan tentang objektivitas media.
Making a Murderer dianggap membangun narasi yang menguntungkan Steven Avery dengan menghilangkan bukti tertentu. Jaksa dan keluarga korban mengkritik keras pendekatan dokumenter ini.
Namun, penonton justru terlibat aktif, membuat petisi dan diskusi hukum masif. Serial ini membuka perdebatan luas tentang bias dokumenter, kekuatan opini publik, dan tanggung jawab pembuat film terhadap kebenaran.
FAQ Singkat Series Nonton yang Bikin Penonton Berdebat

1. Mengapa Netflix sering memicu kontroversi?
Karena Netflix kerap mengangkat tema sensitif dan berani tanpa batasan televisi konvensional.
2. Apakah kontroversi selalu berdampak negatif?
Tidak selalu. Beberapa kontroversi justru membuka diskusi publik yang konstruktif.
3. Series mana yang paling banyak diperdebatkan?
13 Reasons Why dan The Crown termasuk yang paling sering menuai perdebatan.
4. Apakah Netflix menanggapi kritik penonton?
Ya, dalam beberapa kasus Netflix merevisi konten dan menambahkan peringatan.
5. Apakah kontroversi memengaruhi popularitas series?
Sering kali justru meningkatkan rasa penasaran dan jumlah penonton.


















