Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
10 Film Horor yang Cocok Kamu Tonton saat Puasa
Beberapa film horor cocok kamu tonton saat puasa (collider.com)
  • Artikel ini merekomendasikan sepuluh film horor dengan gaya visual dan atmosfer unik yang cocok ditonton selama bulan puasa, dari yang artistik hingga komedi absurd.
  • Setiap film menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari horor psikologis, surreal, klasik Jepang, hingga animasi eksperimental dengan tempo tenang dan nuansa reflektif.
  • Daftar ini ditujukan bagi penonton yang ingin menikmati hiburan ringan setelah berbuka atau menjelang sahur tanpa kehilangan sensasi menegangkan khas genre horor.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bulan puasa bukan cuma soal menahan lapar dan haus, tapi juga momen yang pas buat menikmati hiburan ringan setelah berbuka atau menjelang sahur. Salah satu pilihan seru adalah menonton film horor dengan atmosfer unik dan cerita yang memikat.

Tak melulu soal jumpscare, film-film dalam daftar ini menghadirkan pengalaman visual, psikologis, dan emosional yang berbeda. Dari yang penuh nuansa surreal sampai horor artistik, semuanya cocok menemani waktu santaimu saat puasa tanpa bikin bosan.

In Article GGWP_.png


 

1. Mandy (2018)

Mandy menghadirkan horor balas dendam dengan visual psychedelic yang memukau (collider.com)

Mandy menghadirkan horor balas dendam dengan visual psychedelic yang memukau. Film ini dibagi menjadi dua bagian: pembuka yang lambat, sunyi, dan penuh misteri, lalu berubah menjadi ledakan emosi brutal penuh aksi. Nicolas Cage tampil sangat total, menampilkan performa intens yang sulit dilupakan.

Atmosfer filmnya terasa seperti mimpi buruk panjang dengan warna neon yang mencolok, musik menghantui, dan alur yang penuh kejutan. Meski terkesan lambat di awal, ketegangan terus dibangun hingga mencapai klimaks yang memuaskan. Cocok buat kamu yang suka horor artistik, penuh emosi, dan punya gaya visual ekstrem yang beda dari film horor kebanyakan.

2. I Saw the TV Glow (2024)

Film ini mengandalkan horor psikologis dengan pendekatan yang intim dan penuh perenungan (collider.com)

Film ini mengandalkan horor psikologis dengan pendekatan yang intim dan penuh perenungan. Ceritanya mengikuti dua remaja yang terhubung lewat sebuah acara TV misterius, lalu perlahan menyadari hal-hal ganjil di sekitar mereka. Ketakutan yang muncul tidak disajikan lewat teror langsung, melainkan rasa cemas, kebingungan, dan kegelisahan eksistensial.

Suasana film terasa sunyi, dingin, dan melankolis, membuat penonton ikut larut dalam keresahan para karakter. I Saw the TV Glow sangat cocok ditonton saat puasa karena temponya pelan, atmosfernya kuat, dan ceritanya meninggalkan kesan mendalam setelah film selesai.

3. Bram Stoker’s Dracula (1992)

Film ini penuh kostum teatrikal, tata cahaya dramatis, serta efek praktikal yang kreatif. (collider.com)

Versi Dracula garapan Francis Ford Coppola ini menawarkan pengalaman horor klasik dengan sentuhan camp dan visual megah. Film ini penuh kostum teatrikal, tata cahaya dramatis, serta efek praktikal yang kreatif. Alih-alih mengandalkan ketakutan ekstrem, film ini justru memikat lewat romantisme gelap dan drama penuh emosi.

Cerita vampir legendaris dikemas secara berani dan artistik, membuat setiap adegan terasa seperti lukisan hidup. Cocok ditonton sambil santai setelah tarawih, karena alurnya mengalir dengan ritme stabil, visualnya memanjakan mata, dan atmosfernya bikin betah berlama-lama di depan layar.

4. The Wolf House (2018)

Film animasi stop-motion ini menawarkan pengalaman horor yang benar-benar unik dan tidak biasa. (collider.com)

Film animasi stop-motion ini menawarkan pengalaman horor yang benar-benar unik dan tidak biasa. Ceritanya mengikuti seorang gadis yang kabur dari sekte misterius, lalu menemukan rumah aneh yang perlahan berubah.

Visualnya tampak seperti mimpi buruk yang bergerak, dengan perubahan bentuk karakter dan latar yang terus berevolusi. Teknik animasinya sangat eksperimental, membuat setiap detik terasa tak terduga. Walau minim dialog, atmosfer mencekamnya tetap terasa kuat. The Wolf House cocok buat kamu yang ingin merasakan horor dengan pendekatan artistik, eksperimental, dan penuh simbolisme.

5. Kwaidan (1964)

Kaidan merupakan film antologi horor klasik Jepang yang menyajikan empat kisah supranatural penuh estetika. (collider.com)

Kaidan merupakan film antologi horor klasik Jepang yang menyajikan empat kisah supranatural penuh estetika. Setiap segmennya tampil bak lukisan hidup dengan warna mencolok, komposisi visual simetris, dan suasana mistis yang kental.

Ceritanya diambil dari cerita rakyat Jepang, menghadirkan kisah tentang arwah, kutukan, dan karma. Meski durasinya panjang, film ini tidak terasa membosankan karena setiap segmen memiliki identitas visual dan emosi yang kuat. Sangat pas ditonton saat puasa karena ritmenya tenang, atmosfernya meditatif, dan memberi pengalaman horor yang lebih reflektif.

6. Santa Sangre (1989)

Film karya Alejandro Jodorowsky ini menyuguhkan horor dengan gaya surreal yang ekstrem dan penuh simbolisme. (collider.com)

Film karya Alejandro Jodorowsky ini menyuguhkan horor dengan gaya surreal yang ekstrem dan penuh simbolisme. Ceritanya menggabungkan trauma masa kecil, fanatisme agama, dan kekerasan dalam satu paket visual yang intens. Adegan-adegannya sering terasa ganjil, mengganggu, sekaligus memikat.

Meski cukup berat, film ini memberikan pengalaman menonton yang unik dan tak mudah dilupakan. Santa Sangre cocok buat kamu yang ingin menikmati horor artistik dengan lapisan makna mendalam, serta berani menjelajah sisi gelap psikologi manusia.

7. The Neon Demon (2016)

Film ini menggabungkan dunia mode dengan horor psikologis yang penuh simbol. (collider.com)

Film ini menggabungkan dunia mode dengan horor psikologis yang penuh simbol. Ceritanya mengikuti perjalanan seorang model muda yang terseret ke sisi gelap industri fesyen. Visualnya tampil penuh warna neon, pencahayaan artistik, dan komposisi gambar yang simetris.

Walau alurnya terkesan lambat dan minimalis, atmosfernya sangat kuat dan hipnotis. Ketegangan muncul dari rasa cemburu, ambisi, dan obsesi. Cocok ditonton saat puasa karena nuansanya tenang, visualnya memikat, dan ceritanya memberi ruang untuk refleksi.

8. House (1977)

House adalah horor komedi Jepang dengan visual absurd dan penuh kejutan. (collider.com)

House adalah horor komedi Jepang dengan visual absurd dan penuh kejutan. Ceritanya mengikuti sekelompok gadis yang mengunjungi rumah misterius dan mengalami kejadian supranatural aneh. Film ini penuh efek praktikal kreatif, transisi nyeleneh, dan humor gelap.

Alih-alih menakutkan, House lebih menghibur dan mengundang tawa. Sangat cocok ditonton saat puasa karena ringan, seru, dan tidak terlalu menguras emosi, tapi tetap menghadirkan nuansa horor yang unik.

9. The Shining (1980)

Karya legendaris Stanley Kubrick ini menawarkan horor atmosferik yang dingin dan menekan. (collider.com)

Karya legendaris Stanley Kubrick ini menawarkan horor atmosferik yang dingin dan menekan. Ceritanya sederhana, tapi dieksekusi dengan visual simetris, komposisi presisi, dan suasana mencekam.

Teror dalam film ini tumbuh perlahan, membangun ketegangan psikologis tanpa perlu banyak jumpscare. Setiap sudut hotel Overlook terasa hidup dan mengintimidasi. Cocok untuk menemani malam puasa karena ritmenya stabil, atmosfernya kuat, dan ceritanya memancing diskusi panjang setelah film berakhir.

10. Suspiria (1977)

Suspiria adalah horor penuh warna dengan nuansa surreal yang kuat. (collider.com)

Suspiria adalah horor penuh warna dengan nuansa surreal yang kuat. Ceritanya mengikuti seorang penari yang masuk ke akademi tari misterius, tempat kejadian ganjil terus terjadi. Film ini dikenal dengan penggunaan warna cerah, musik ikonik, dan visual artistik yang mencolok.

Meski alurnya sederhana, atmosfernya sangat intens dan memikat. Cocok ditonton saat puasa karena visualnya memanjakan mata dan suasananya unik, membuat pengalaman menonton terasa berbeda dari horor konvensional.

Menonton film horor saat puasa bisa menjadi hiburan menyenangkan, asal memilih tontonan yang tepat. Sepuluh film di atas menawarkan variasi pengalaman, mulai dari horor psikologis, artistik, hingga komedi absurd.

Tak hanya menegangkan, film-film ini juga menyuguhkan visual unik dan cerita yang memikat. Cocok untuk menemani waktu santai setelah berbuka atau menjelang sahur, daftar ini bisa jadi referensi sempurna buat kamu yang ingin menikmati horor dengan rasa berbeda.

FAQ Singkat Tentang Film Horor saat puasa

1. Apakah film horor cocok ditonton saat puasa?

Cocok, asal pilih film dengan ritme santai dan cerita menarik.

2. Film mana yang paling ringan ditonton?

House (1977) karena bernuansa horor komedi.

3. Film paling artistik di daftar ini?

Suspiria dan The Neon Demon.

4. Mana yang paling menegangkan?

The Shining dan Mandy.

5. Cocok untuk nonton rame-rame?

House dan Bram Stoker’s Dracula paling seru ditonton bareng.

Editorial Team