Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

Lagu Cicak-cicak di Dinding Jadi Mencekam di Trailer Ghost in the Cell

Lagu Cicak-cicak di Dinding Jadi Mencekam di Trailer Ghost in the Cell
Sumber: Come And See Pictures
Intinya Sih
5W1H
  • Trailer film Ghost in the Cell karya Joko Anwar menarik perhatian lewat aransemen gelap lagu anak-anak “Cicak-cicak di Dinding” yang menciptakan suasana mencekam dan penuh misteri.
  • Joko Anwar menjelaskan pemilihan lagu itu sebagai metafora perilaku hantu dalam film, yang digambarkan aktif mengintai dan memiliki tujuan, bukan sekadar elemen penakut.
  • Berlatar di penjara Indonesia, film ini memadukan horor dengan kritik sosial tentang kekuasaan dan ketidakadilan, dibintangi Abimana Aryasatya hingga Tora Sudiro, tayang 16 April 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Trailer film Ghost in the Cell produksi Come and See Pictures sukses mencuri perhatian publik sejak pertama kali dirilis. Disutradarai dan ditulis oleh Joko Anwar, film ini menghadirkan sesuatu yang tak biasa, yaitu lagu anak-anak “Cicak-cicak di Dinding” yang diaransemen ulang dengan nuansa gelap dan mencekam.

Selama ini, “Cicak-cicak di Dinding” identik dengan nada ceria yang akrab di telinga anak-anak Indonesia. Namun dalam trailer Ghost in the Cell, lagu tersebut berubah total.

Aransemen lambat serta tata suara yang sunyi membuat lagu sederhana itu terasa menyeramkan dan penuh misteri.

Perpaduan visual penjara yang suram dengan lantunan lagu masa kecil yang dipelintir menjadi kelam menciptakan kontras yang efektif, sekaligus mengganggu.

Ghost in the Cell Rilis Trailer, Horor Satir Joko Anwar Hadir April 2026
Dok. GGWP/Valya

Dalam konferensi pers perilisan trailer yang digelar pada Senin (23/02/2026) di XXI Epicentrum, Jakarta, Joko Anwar mengungkapkan alasan di balik pemilihan lagu tersebut.

“Cicak-cicak di dinding dipilih karena kelakuan dari hantunya itu seperti Cicak-cicak di dinding, sesuai dengan lirik Cicak-cicak di dinding, dan Cicak itu kayak versi kecil dari Tokek. Karena di film kita ada Tokek."

"Tapi Cicak-cicak di dinding itu memang kelakuan dari ghost kita. Jadi dia melatah, mencari mangsa. Dan hantu di sini nggak kayak hantu di film horor yang hanya menakut-nakuti. Jadi hantu di film-film kita adalah karakter juga, dan di sini juga hantu itu karakter. Bukan cuma elemen horor dari film kita, tapi juga karakter yang punya intent, punya tujuan,” ujar Joko Anwar.

Penjelasan tersebut menegaskan bahwa elemen horor dalam film ini bukan sekadar tempelan untuk menakut-nakuti. Hantu dalam Ghost in the Cell diposisikan sebagai karakter yang memiliki motivasi dan tujuan, bukan sekadar bayangan tanpa makna.

Lagu “Cicak-Cicak di Dinding” pun menjadi metafora atas perilaku sang entitas, yaitu mengintai, merayap, dan mencari mangsa dalam diam.

Secara cerita, Ghost in the Cell berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan. Film ini memadukan horor dengan kritik sosial, membongkar bagaimana sebuah sistem bisa melindungi kekuasaan bahkan di tempat yang seharusnya menjadi ruang hukuman dan refleksi.

Atmosfer kelam yang dibangun dalam trailer memperlihatkan bahwa film ini tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga lapisan makna yang lebih dalam.

Dari sisi pemain, film ini menghadirkan deretan nama besar seperti Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Lukman Sardi, Rio Dewanto, hingga Tora Sudiro.

Selain itu, film ini juga dibintangi Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, Kiki Narendra, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, Dewa Dayana, Faiz Vishal, Jaisal Tanjung, Ho Yuhang, serta memperkenalkan Magistus Miftah.

Dengan pendekatan yang berani dalam mengolah lagu anak-anak menjadi elemen horor yang simbolik, Ghost in the Cell tampaknya siap menawarkan pengalaman sinematik yang berbeda dari film horor kebanyakan. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.

FAQ

Kapan film Ghost in the Cell tayang di bioskop?

Film Ghost in the Cell dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.

Siapa sutradara film Ghost in the Cell?

Film Ghost in the Cell disutradarai dan ditulis oleh Joko Anwar, sineas Indonesia yang dikenal lewat karya-karya horornya yang kuat secara atmosfer dan cerita.

Mengapa lagu Cicak-Cicak di Dinding digunakan di trailer Ghost in the Cell?

Lagu Cicak-Cicak di Dinding dipilih karena merepresentasikan perilaku hantu dalam film yang mengintai dan mencari mangsa, layaknya cicak di dinding. Lagu tersebut diaransemen ulang dengan nuansa seram untuk memperkuat atmosfer horor dan misteri.

Siapa saja pemain film Ghost in the Cell?

Film ini dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Lukman Sardi, Rio Dewanto, Tora Sudiro, dan sejumlah aktor lainnya, serta memperkenalkan Magistus Miftah sebagai pendatang baru.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Valya Annisya
EditorValya Annisya
Follow Us

Latest in Entertainment

See More