Studio film, Visinema Studios, menggandeng trio musisi Laleilmanino untuk menggarap original soundtrack (OST) film keluarga Na Willa.
Lagu berjudul “Sikilku Iso Muni” tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan nuansa imajinatif yang selaras dengan cerita film.
Kolaborasi ini juga diperkenalkan dalam acara press screening dan press conference Na Willa yang digelar di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, pada Selasa (10/03/2026).
Dalam acara tersebut, para personel Laleilmanino turut hadir dan berbagi cerita tentang proses kreatif mereka dalam menggarap musik untuk film tersebut.

Salah satu personel Laleilmanino, Arya Aditya Ramadhya—yang lebih dikenal dengan nama panggung Lale—mengungkapkan cerita menarik tentang cita-citanya di masa kecil. Sebelum dikenal sebagai musikus, ia ternyata pernah bermimpi untuk menjadi pembuat game.
“Pas sudah agak gedean, pengen bisa bikin game. Jadi akhirnya kuliahnya Computer Science, tapi ternyata nggak ada bakatnya. Akhirnya ya sudah main musik aja,” ujar Lale sambil tertawa.
Meski jalannya berbelok dari dunia teknologi ke industri musik, keputusan tersebut justru membawa Lale menjadi salah satu musikus ternama di Indonesia.
Ia dikenal sebagai anggota band Maliq & D'Essentials sekaligus bagian dari trio produser dan pencipta lagu Laleilmanino, bersama Ilman Ibrahim Isa dan Nino RAN.
Dalam proyek Na Willa, Laleilmanino menghadirkan lagu “Sikilku Iso Muni” sebagai soundtrack yang memperkuat atmosfer cerita. Lagu tersebut diharapkan mampu membawa keceriaan sekaligus memperdalam emosi penonton saat mengikuti perjalanan karakter dalam film.
Film Na Willa sendiri merupakan karya terbaru dari sutradara Ryan Adriandhy dan diproduksi oleh Visinema Studios. Mengangkat kisah masa kecil yang penuh imajinasi dan kehangatan, film ini dirancang sebagai tontonan keluarga yang dapat dinikmati oleh berbagai generasi.
Kehadiran musik dari Laleilmanino menjadi salah satu elemen penting yang melengkapi pengalaman menonton film tersebut. Dengan gaya musik yang khas dan emosional, trio ini diharapkan mampu memperkuat nuansa cerita yang penuh imajinasi dan kebahagiaan masa kecil.
Film Na Willa dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan momen libur Lebaran. Kehadirannya diharapkan menjadi salah satu pilihan tontonan keluarga yang hangat sekaligus menghibur.
Kapan film Na Willa tayang di bioskop Indonesia? | Film Na Willa dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan momen libur Lebaran sehingga menjadi salah satu pilihan tontonan keluarga. |
Siapa yang menghadiri press screening film Na Willa? | Acara press screening dan press conference film Na Willa turut dihadiri oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, yang memberikan dukungan terhadap perkembangan industri film dan ekonomi kreatif Indonesia. |
Apa cerita film Na Willa? | Film Na Willa mengisahkan seorang gadis berusia enam tahun yang penuh imajinasi dan percaya bahwa gang kecil tempat tinggalnya adalah dunia yang penuh keajaiban. Saat teman-temannya mulai bersekolah dan kehidupannya berubah, Na Willa belajar tentang proses bertumbuh tanpa kehilangan rasa ingin tahu dan imajinasinya. |
Siapa studio di balik film Na Willa? | Film Na Willa diproduksi oleh Visinema Pictures, yang dikenal sering mengembangkan cerita lokal menjadi karya film dengan potensi perluasan IP seperti licensing dan merchandising. |