Sekitar 100 Ribu Data Pengguna Razer Terancam Bocor!

Kabar buruk menimpa para user Razer. Pasalnya, data pengguna Razer terancam bocor akibat adanya kesalahan server.
Kalian pengguna device Razer? Sekarang kalian harus segera mengganti password atau kata sandi yang digunakan pada seluruh akun yang kalian miliki.
Belum lama ini, Razer mengumumkan jika mereka telah melakukan konfigurasi server, hal tersebut berdampak pada terancamnya data pengguna bocor ke internet.
Bob Diachenko, selaku peneliti kemanan, mengatakan bahwa perusahaan tersebut baru-baru ini dilaporkan telah membuat kesalahan konfigurasi dari salah satu server Elasticsearch.
Akibatnya, membuat informasi sensitif dari pelanggan atau pengguna yang tersimpan di dalamya dapa diakses oleh publik sejak tanggal 18 Agustus 2020 kemarin.
Mengingat yang kita bicarakan saat ini adalah data-data pengguna, pasti sangat fatal seandainya data sensitif yang dimiliki harus bocor dan beredar luas di dunia maya, karena berpotensi disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Dilansir laman Engadget, dilaporkan bahwa Bob menyebutkan jika data yang bocor telah mempengaruhi kurang lebih 100.000 pelanggan atau penggunanya, dengan database berisikan data sensitif, mulai dari nama lengkap, email, nomor telepon dan juga alamat pengiriman.
Akan tetapi, pihak Razer mengatakan, kata sandi beserta informasi lainnya, seperti kartu kredit, tidak menjadi bagian dari kebocoran data tersebut. Walaupun begitu, tetap saja kita sebagai pengguna harus lebih berhati-hati lagi ketika sewaktu-waktu mendapatkan email berisikan tautan yang sangat mencurigakan.
Kemudian, Bob juga mengatakan bahwa pihak Razer juga cukup sulit untuk dihubungi. Padahal dia ingin memberikan informasi tersebut. Perlu waktu lebih dari tiga minggu bagi Razer, untuk menanggapi Bob.
Sampai pada akhirnya, setelah melihat informasi tersebut, Razer pun menyelesaikan masalah ini pada tanggal 9 September 2020 lalu.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih, dengan tulus meminta maaf atas kesalahan yang terjadi dan telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memperbaiki masalah serta melakukan peninjauan menyeluruh terhadap keamanan dan sistem IT kami,” ucap perwakilan Razer.
“Kami tetap berkomitmen untuk memastikan keselamatan dan keamanan digital semua pelanggan kami.”
Mengingat data penggua Razer ini bocor pada bulan Agustus lalu, dan baru diselesaikan pada bulan September ini. Ada baiknya kita lebih berhati-hati lagi ketika menerima email dari siapapun, karena bisa saja berisikan scam yang sangat merugikan si penerimanya.



















