Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
7 Negara di Dunia yang Alami Krisis Perempuan, Banyak Pria Jomblo

Mempunyai pasangan memang menjadi salah satu impian atau dambaan bagi sebagian orang. Sayangnya, negara di dunia ini malah sedang mengalami krisis perempuan.

Ya, para pria di kota-kota ini susah menikah karena ternyata jumlah pria lebih banyak daripada jumlah wanitanya. Negara mana sajakah itu? Yuk simak ulasannya!

1. Norwegia

engineerontour.com

Diurutan pertama ada Norwegia. Di kota ini ada 12.000 pria lebih banyak daripada wanita. Belum ada cara yang jelas dan pasti untuk mengatasi kesenjangan gender yang terjadi di kota ini.

2. Islandia

youtube.com

Di Islandia rata-rata ada 104 pria untuk setiap 100 wanita. Dalam hal ini, bahkan ada desas-desus bahwa pemerintah Islandia akan membayar wanita asing untuk dinikahi pria Islandia, tapi desas-desus  ini segera ditolak.

3. Kanada

videoblocks.com

Di Kanada, ada 250.000 pria lebih banyak daripada wanita. Hal ini berkaitan dengan fakta bahwa wanita Kanada sering pergi ke negara lain untuk bekerja dan tidak kembali ke tanah air mereka.

4. Siprus

chooseyourcyprus.com

Meskipun arus masuk migran besar, masih ada kekurangan perempuan di Siprus. Enggak heran, kalau kini Siprus jadi salah satu negara yang krisis perempuan di dalamnya.

5. Tiongkok

intrepidtravel.com

Tiongkok dikenal sebagai negara terpadat di dunia. Namun siapa sangka, Negeri Tirai Bambu ini ternyata mengalami krisis perempuan.

Angka statistik yang dirilis pemerintah Tiongkok menunjukkan, dari keseluruhan penduduknya, jumlah laki-laki di Tiongkok terbukti lebih banyak yakni 701 juta jiwa, sementara perempuan hanya 667 juta

Estimasinya ada 120 laki-laki untuk setiap 100 perempuan. Artinya, Tiongkok kekurangan hampir 34 juta perempuan lajang.

Ketimpangan gender ini terjadi tak lain karena kebijakan pemerintah Tiongkok yang sebelumnya melarang setiap keluarga untuk memiliki dua anak atau lebih.

Kebijakan yang dicanangkan sejak 1978 ini ternyata membuat para orang tua lebih suka memiliki anak laki-laki karena dianggap mampu meneruskan garis keturunan, sementara anak perempuan banyak yang dijual keluar negeri atau sang ibu melakukan aborsi.

6. Finlandia

trover.com

Di Finlandia, menurut statistik, 256.000 pria berusia 25 sampai 54 tahun tidak berkencan karena ketimpangan gender yang terjadi di negara ini.

7. Italia

artmajeur.com

Di Italia kita akan jarang melihat seorang wanita yang bekerja sebagai ibu rumah tangga. Wanita muda Italia sering pindah ke negara lain untuk bekerja mengembangkan karier mereka atau belajar melanjutkan pendidikan.

Tak heran, kalau kini Italia menjadi salah satu negara yang krisis perempuan.

Sumber: popbela.com

Editorial Team