Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Install

15 Potret Pilu Perjalanan ke Sekolah Paling Berbahaya di Dunia

15 Potret Pilu Perjalanan ke Sekolah Paling Berbahaya di Dunia
Share Article

Di dunia ini, nyatanya ada banyak banget murid yang melakukan perjalanan demi belajar ke sekolah dengan medan paling berbahaya.

Kamu mungkin pernah mendengar cerita anak-anak yang mogok sekolah hanya karena tidak dibelikan motor dan mobil baru atau tidak diantar. Atau mungkin kamu pernah jadi salah satunya?

Tahukah kamu bahwa bagi jutaan anak di bagian dunia lain, bisa bersekolah saja sudah merupakan kemewahan. Mereka akan melakukan apa pun demi dapat menimba ilmu. Salah satunya adalah menantang bahaya.

Perhatikanlah potret-potret kegigihan bocah-bocah ini dalam menyongsong cita-cita dan kamu akan bersyukur bahwa sudah punya kesempatan lebih baik dalam mengenyam pendidikan.

1. Di Gulu, Tiongkok, kamu harus menempuh perjalanan melalui perbukitan terjal selama lima jam demi mencapai sekolah paling terpencil di dunia

sipa-press.com
sipa-press.com

2. Anak-anak di Desa Zhang Jiawan, Tiongkok Selatan, harus memanjat tangga tanpa pengaman yang curam dan berkilo-kilo meter tingginya

www1.yettrue.com
www1.yettrue.com

3. Murid-murid rela menyabung nyawa dengan menyebrangi jembatan rusak saat badai salju di Dujiangyan, Provinsi Sichuan, Tiongkok

www.dailyfresher.com
www.dailyfresher.com

4. Jalur sepanjang 200 kilometer melintasi pegunungan ekstrem pun ditempuh demi mengenyam pendidikan bagi para pelajar di Pili, Tiongkok

www.amusingplanet.com
www.amusingplanet.com

5. Anak-anak tangguh ini menyebrangi pegunungan Himalaya demi mencapai sekolah asrama mereka di Zanskar, Himalaya bagian India

timothyallen.blogs.bbcearth.com
timothyallen.blogs.bbcearth.com

6. Rela berdesak-desakan di gerobak kuda tua untuk pulang dan pergi dijalani anak-anak tekun asal Delhi, India

www.the-open-mind.com
www.the-open-mind.com

7. Perjalanan ke sekolah bagaikan petualangan Jungle Book bagi anak-anak yang menyebrangi jembatan dan akar pohon di India ini

www.theatlantic.com
www.theatlantic.com

8. Berhimpitan dalam perahu kecil untuk mencapai sekolah tak menjadi masalah bagi murid-murid di Kerala India

500px.com/Santosh Sugumar
500px.com/Santosh Sugumar

9. Meski hanya ada papan tipis yang menjadi penghubung jalan melintasi Benteng Galle Fort, anak-anak sekolah di Srilanka tetap tekun mengejar cita

500px.com/Andrey
500px.com/Andrey

10. Murid-murid di Rio Negro River, Kolombia berani bertaruh nyawa melintasi kabel sepanjang 800 meter dengan ketinggian 400 meter dari atas tanah demi bersekolah

christoph-otto.co
christoph-otto.co

11. Tak ada motor, tak ada bus, namun semangat murid di Myanmar untuk berangkat sekolah tetap tinggi meski harus menaiki kerbau sendiri

500px.com/Andrey
500px.com/Andrey

12. Tanpa keluhan panjang, bocah-bocah di pedalaman Riau gigih mengayuh sampan mereka untuk menimba ilmu

500px.com
500px.com

13. Adik-adik di Desa Cilangkap, tak gentar mengarungi arus sungai dengan rakit reyot seadanya agar bisa menempa pengetahuan mereka

qz.com
qz.com

14. Masih ingatkah kamu dengan adik-adik di Padang yang berjibaku menyebrangi kabel setinggi 9 meter di atas sungai untuk mencapai sekolah mereka?

nymag.com
nymag.com

15. Berbagi pelampung dari ban dalam mobil pun dilakoni para pelajar di Provinsi Rizal, Filipina, agar dapat terus belajar

500px.com
500px.com

Masih berani mengeluh dan malas pergi ke kampus atau sekolah hanya karena alasan sepele? Ingatlah ada banyak anak-anak lain yang rela mengorbankan apa saja demi bisa merasakan pendidikan yang kamu rasakan.

Apalagi perjalanan yang mereka lalui untuk ke sekolah termasuk paling berbahaya di dunia. Jadi, jangan lupa untuk selalu bersyukur ya.

Sumber: idntimes.com

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More