2026 PMPL ID Spring Week 1 Day 1 resmi dimulai pada Jumat, 27 Februari 2026. Atmosfer baru langsung terasa sejak hari pertama, terutama dengan format yang sedikit berbeda dan map rotation yang memancing banyak adaptasi cepat dari tiap tim.
Grup A dan Grup B menjadi pembuka musim. Enam game dimainkan dengan rotasi map Rondo, Erangel sebanyak tiga kali, lalu ditutup dua laga di Miramar. Kombinasi ini membuat tim harus cerdas membaca zona sekaligus disiplin dalam rotasi, karena setiap map punya karakter permainan yang berbeda.
Hari pertama pun langsung menyajikan drama.
Match 1: ARPM Esports Bikin AE Terdiam
Laga pembuka langsung menghadirkan kejutan. Alter Ego yang digadang-gadang mampu mengamankan WWCD ternyata harus menerima kenyataan pahit. Dalam duel krusial melawan ARPM Esports di fase akhir, AE tumbang.
Momen tersebut dimanfaatkan maksimal oleh ARPM Esports untuk mengamankan WWCD perdana mereka di musim ini. Sebuah pernyataan tegas bahwa musim 2026 bukan hanya soal nama besar.
Match 2: Voin Chaikery Tampil Rapi
Memasuki game kedua, AE kembali menunjukkan konsistensi dengan bertahan hingga late game. Namun sekali lagi, kemenangan makan malam ayam bukan milik mereka.
Voin Chaikery tampil disiplin, minim kesalahan, dan sukses mengunci area terakhir dengan sempurna. WWCD pun menjadi milik mereka, sekaligus menegaskan status sebagai salah satu kandidat kuat di pekan pembuka.
Match 3: AE Lagi Lagi Gagal Finish
Game ketiga seperti deja vu bagi Alter Ego. Mereka kembali masuk tiga besar, tetapi gagal mengonversi peluang menjadi WWCD.
Kali ini, NI9HTMARE tampil sebagai pemenang. Tim ini menunjukkan eksekusi team fight yang bersih dan timing rotasi yang presisi. WWCD pertama mereka di hari itu menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar.
Match 4: NI9HTMARE Mulai Menggila
Dominasi NI9HTMARE berlanjut di match keempat. Mereka kembali meraih WWCD kedua di Week 1 Day 1.
Dengan tambahan poin besar dari placement dan eliminasi, NI9HTMARE langsung meroket dan memperkokoh posisi di papan atas klasemen sementara. Konsistensi dan agresivitas mereka menjadi kombinasi mematikan.
Match 5: Adre Alistair Mencuri Panggung
Momentum NI9HTMARE sempat terhenti di match kelima. Mereka gagal mengamankan satu pun poin, hasil yang cukup mengejutkan setelah performa dominan sebelumnya.
Sebaliknya, Adre Alistair justru tampil impresif. Tim yang sebelumnya tak terlalu disorot ini berhasil mengamankan WWCD dan mengumpulkan poin penting untuk mendongkrak posisi mereka.
Match 6: Underdog Berbicara
Di laga penutup hari pertama, Adre Alistair kembali menunjukkan konsistensi. Mereka meraih WWCD kedua secara beruntun.
Penampilan ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka bukan sekadar penggembira. Di tengah persaingan ketat, Adre Alistair membuktikan diri layak diperhitungkan sebagai kuda hitam musim ini.
Setelah enam pertandingan, tiga besar klasemen sementara diisi oleh Voin Chaikery, NI9HTMARE, dan Adre Alistair. Ketiganya tampil solid dan sama sama sukses mengamankan WWCD di hari pertama.
Alter Ego harus puas berada di posisi keempat. Meski belum mendapatkan WWCD, konsistensi mereka masuk ke fase akhir pertandingan menjaga peluang tetap terbuka.
Perjalanan 2026 PMPL ID Spring masih panjang. Week 1 baru saja dimulai, dan klasemen bisa berubah kapan saja. Jika hari pertama sudah menghadirkan kejutan seperti ini, bukan tidak mungkin pekan pekan berikutnya akan menghadirkan drama yang lebih besar.
