Peluang POOM untuk melanjutkan karier bersama ONIC setelah FFWS Global Finals 2026 semakin terbuka.
Coach ONIC, AFM, membocorkan bahwa ibu POOM telah memberikan izin kepada sang pemain untuk tetap berkarier di Indonesia. Meski demikian, masa depan pemain asal Thailand tersebut masih bergantung pada kepastian kewajiban wajib militer di negara asalnya.
AFM menjelaskan bahwa POOM berpotensi harus mengikuti wajib militer di Thailand karena faktor usia. Namun, sistem yang berlaku di negara tersebut bersifat acak sehingga belum dapat dipastikan apakah sang pemain benar-benar harus menjalani kewajiban tersebut.
Ditemui di acara Pelepasan Tim Indonesia ke FFWS Global Finals 2026 Bangkok pada Jumat (30/10/2026), AFM mengungkapkan bahwa POOM sempat menghubunginya sekitar sebulan lalu untuk menyampaikan kabar dari keluarganya. Sang ibu disebut telah memberikan izin apabila POOM ingin meneruskan karier profesionalnya di Indonesia.
"Dia tuh ada kemungkinan buat wajib militer di Thailand buat umur segitu. Tapi itu kan sistemnya random kalau di Thailand, nah jadi ya kita balikin ke kebijakannya," ujar AFM.
"Cuma kemarin dia sempat nge-chat gue juga sebulan yang lalu, pas dia di Thailand yang pas balik. Mamanya ngasih izin buat kalau mau lanjut karier di Indonesia," lanjutnya.
AFM kemudian menceritakan isi percakapannya dengan POOM. Sang pemain menyampaikan bahwa ada kemungkinan dirinya tidak perlu mengikuti wajib militer. Jika benar demikian, ia mendapatkan izin dari ibunya untuk tetap berkarier di Indonesia.
"Kata mama gue gini, ada kemungkinan gue nggak wajib militer. Kalau nggak wajib militer, gue boleh nih di Indonesia. Terus gue balasnya apa? Ya udah bagus lah, kamu udah capek-capek belajar bahasa Indonesia, kembangin lah karier di Indonesia," cerita AFM.
Dengan adanya izin keluarga tersebut, peluang POOM untuk tetap membela ONIC tentu masih terbuka. Namun, kepastian mengenai statusnya baru bisa diketahui setelah situasi wajib militernya semakin jelas dan sang pemain menentukan pilihan.
