Pemain Bigetron by Vitality, Koja, menilai tim-tim Asia Tenggara justru lebih sulit dibaca dibandingkan lawan dari region lain. Pandangan ini menjadi sorotan menjelang keikutsertaannya di FFWS Global Finals 2026 Thailand, setelah sukses mengantarkan Robot Merah menjuarai FFWS SEA 2026 Fall.
Meski berstatus juara Asia Tenggara, Koja mengaku lebih menyukai persaingan di turnamen global karena strategi lawan dinilainya lebih mudah diprediksi.
Keberhasilan Bigetron by Vitality menjuarai FFWS SEA 2026 Fall menjadi modal penting bagi tim berjuluk Robot Merah tersebut. Namun, tantangan di Global Finals dipastikan berbeda karena mereka akan berhadapan dengan tim-tim terbaik dari berbagai wilayah.
Menariknya, Koja justru mengaku lebih menyukai turnamen global dibandingkan kompetisi tingkat Asia Tenggara. Menurutnya, gaya bermain tim-tim yang tampil di kompetisi global relatif lebih mudah dibaca dibandingkan lawan-lawan yang mereka hadapi di kawasan Asia.
Table of Content
