Tekanan tersebut justru tidak menghentikan langkah Bigetron by Vitality. Dengan roster Fellow, Kyongg, Kojaa, C1b3nk, dan Tiuszz, BTR terus berjuang dalam format Champion Rush.
Puncaknya terjadi pada game ke-12. Setelah berhasil mencapai ambang Champion Rush, Bigetron by Vitality mampu mengamankan Booyah yang dibutuhkan untuk mengunci gelar juara FFWS SEA 2026 Fall.
Bagi Chrisjo, kemenangan tersebut menjadi penutup dari hari yang sangat panjang dan penuh tekanan. Ia menggambarkan perjalanan BTR sebagai sebuah roller coaster, terutama setelah persoalan penalti dan laporan terkait dugaan bug.
“Aku sangat bersyukur. Secara emosional rasanya seperti roller coaster. Ada banyak struggle dan kami sempat tersulut emosi karena persoalan bug. Kami juga mengajukan report balik untuk sesuatu yang kami nilai memiliki indikasi bug, tetapi tidak disetujui,” kata Chrisjo.
Kondisi fisik para pemain dan staf juga sudah terkuras setelah menjalani rangkaian pertandingan sejak pagi hingga malam. Namun, seluruh rasa lelah tersebut terbayarkan setelah BTR memastikan diri sebagai juara.
“Harinya panjang sekali. Aku sudah bangun dari pagi karena sempat ibadah dulu di gereja. Setelah itu kami harus standby sampai malam. Badan sudah benar-benar lemas. Punggung sakit sampai ke kepala, pusing, kaki pegal. Namun, semuanya terbayarkan ketika kami menjadi champion,” tutupnya.
Dengan kemenangan tersebut, Bigetron by Vitality tidak hanya membawa pulang trofi FFWS SEA 2026 Fall, tetapi juga membuktikan bahwa penalti dan tekanan yang muncul sebelum babak penentuan tidak menghentikan perjuangan mereka untuk menjadi juara Asia Tenggara.
Top up game favoritmu sekarang lebih mudah dan hemat lewat GGWP Top Up. Mulai dari Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, sampai game-game lain favoritmu. Buktiin murahnya top up di GGWP Top Up.
Mengapa Bigetron by Vitality mendapatkan penalti di FFWS SEA 2026 Fall? | Bigetron by Vitality mendapatkan penalti setelah penyelenggara menyatakan mereka melanggar Section 6.5 tentang In-Game Violations pada Point Rush Stage. Pelanggaran tersebut berkaitan dengan tindakan memanfaatkan bug atau mekanisme permainan yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. |
Apa hukuman yang diberikan kepada Bigetron by Vitality? | BTR mendapatkan pengurangan 18 poin dari hasil Point Rush serta pemotongan 5 persen dari total hadiah uang. Penyesuaian tersebut membuat BTR turun ke peringkat ketujuh pada klasemen Point Rush dan memperoleh 8 Headstart Point. |
Apakah penalti memengaruhi peluang Bigetron by Vitality menjadi juara? | Penalti membuat BTR mendapatkan modal Headstart Point yang lebih rendah untuk Champion Rush. Namun, BTR tetap mampu mencapai kondisi Champion Rush dan mengamankan Booyah pada game ke-12 untuk menjadi juara FFWS SEA 2026 Fall. |
Siapa roster Bigetron by Vitality saat menjuarai FFWS SEA 2026 Fall? | Bigetron by Vitality diperkuat oleh Fellow, Kyongg, Kojaa, C1b3nk, dan Tiuszz saat memenangkan FFWS SEA 2026 Fall. |