Pada pekan pertama, pertandingan pembuka akan mempertemukan 12 tim dari Grup A dan Grup B, termasuk dua wakil Indonesia: Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu.
Bagi Bigetron, turnamen ini menjadi kesempatan untuk naik level dari tim yang konsisten di papan tengah menjadi penantang serius gelar juara. Pelatih Bigetron, Christian Jonathan, menegaskan bahwa timnya datang dengan ambisi besar musim ini.
“Selama tiga musim kami selalu stabil berada di lobi FFWS SEA. Walaupun kami adalah tim tembusan FFWS ID, kami masih sangat menginginkan gelar juara di musim ini."
"Setiap musim kami punya keunikan dalam gaya bermain, melawan meta sampai menjadi juara itu prinsip yang kami pegang. Kami akan buktikan dengan meta double sniper kami bahwa kami tak terkalahkan,” ujar Chrisjo.
Di sisi lain, RRQ Kazu juga datang dengan target yang tidak kalah besar. Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan, menyebut timnya ingin menyempurnakan perjalanan mereka yang selama ini selalu hampir mencapai puncak.
“Di level FFWS SEA, selisih antar tim sangat tipis. Kami hampir selalu mampu menunjukkan kualitas kami di kompetisi ini, tapi belum juga bisa menjadi juara. Musim ini kami bukan hanya ingin tampil bagus, tapi juga tampil lebih sempurna agar bisa menutup kompetisi dengan gelar juara,” kata ADY.