Belajar dari Musim Lalu, Geek Fam Siap Tampil Lebih Konsisten di MPL ID S17

- Geek Fam mempertahankan sebagian besar roster lama dan menambah Marcel sebagai EXP Laner serta Asune sebagai pelapis Roamer untuk memperkuat stabilitas tim di MPL ID Season 17.
- Pengalaman finis di peringkat kedelapan musim lalu menjadi pelajaran penting bagi Geek Fam, yang kini fokus memperbaiki konsistensi dan menyelesaikan masalah internal sebelum memulai musim baru.
- Baloyskie dan Aboy menegaskan optimisme tim menghadapi MPL ID S17 dengan mentalitas segar, menargetkan peningkatan performa bertahap agar tetap kompetitif sepanjang musim.
Menjelang musim baru, setiap tim di MPL Indonesia berlomba menemukan komposisi terbaik untuk bersaing di liga paling kompetitif di Tanah Air. Bagi Geek Fam, perjalanan menuju musim baru menjadi momen penting untuk memperbaiki hasil yang kurang memuaskan sebelumnya.
Kini, Geek Fam mencoba meracik ulang komposisi tim dengan menambahkan beberapa elemen baru tanpa mengubah fondasi utama roster mereka.
Pendekatan ini akan diuji di panggung Mobile Legends Professional League Indonesia Season 17 (MPL ID S17), di mana persaingan dipastikan semakin ketat dengan banyaknya tim yang melakukan perubahan besar.
Berbeda dengan beberapa rival yang melakukan perombakan besar, Geek Fam memilih langkah yang lebih stabil. Mereka hanya menambahkan satu pemain baru dan satu pelapis untuk memperkuat kedalaman roster.
Table of Content
Berikut susunan roster Geek Fam untuk MPL ID S17:
Secara garis besar, Geek Fam mempertahankan sebagian besar pemain yang sudah membela tim pada musim sebelumnya. Namun, mereka menambahkan Marcel untuk mengisi posisi EXP Lane serta Asune sebagai pelapis di role Roamer bersama Baloyskie.
Langkah ini menunjukkan bahwa Geek Fam tidak sepenuhnya mengubah arah tim, melainkan memperkuat titik-titik yang sebelumnya dianggap masih menjadi kelemahan.
Kehadiran EXP Laner Baru

Salah satu sorotan terbesar dari roster Geek Fam musim ini adalah kehadiran Marcel sebagai EXP Laner baru. Posisi ini memang menjadi salah satu fokus evaluasi tim setelah performa mereka di musim sebelumnya.
Dalam wawancara eksklusif, Baloyskie mengungkapkan bahwa kehadiran Marcel diyakini mampu menyelesaikan masalah yang sempat dialami Geek Fam pada musim lalu.
“Sudah kelar sama masalahnya dan semoga nggak ada masalah lagi dan juga EXP-nya juga jago, dan itu bakal bisa beda lah kita dari musim sebelumnya,” ujar Baloyskie.
Dengan hadirnya Marcel, Geek Fam berharap dapat meningkatkan stabilitas permainan di lane serta memperkuat rotasi tim dalam berbagai fase pertandingan.
Selain itu, tambahan pemain juga memberi opsi strategi yang lebih fleksibel bagi tim saat menghadapi meta yang terus berkembang.
Belajar dari Musim Sebelumnya

Perjalanan Geek Fam di MPL ID Season 16 sebenarnya sempat dimulai dengan cukup menjanjikan. Tim ini mampu menunjukkan performa kuat di awal kompetisi. Namun, setelah pekan pertama, Geek Fam justru mengalami serangkaian kekalahan yang cukup panjang.
Lose streak tersebut membuat posisi mereka di klasemen terus merosot. Meskipun sempat bangkit di minggu-minggu terakhir musim reguler, Geek Fam akhirnya harus puas finis di peringkat ke-8 dan gagal melaju ke babak playoff.
Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi tim untuk menghadapi musim baru.
Aboy pun mengungkapkan bahwa timnya kini sudah menyelesaikan berbagai masalah internal yang sempat terjadi sebelumnya.
“Kalau dari kita sih sudah berdamai semua sih, jadi kita tinggal reset aja buat Season 17 nanti,” kata Aboy.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Geek Fam ingin memulai musim baru dengan mentalitas yang lebih segar. Reset mental menjadi bagian penting dalam perjalanan tim esports, terutama setelah melewati musim yang penuh tantangan.
Ekspektasi Geek Fam di MPL ID S17

Dengan komposisi roster yang relatif stabil dan tambahan pemain baru, Geek Fam tetap memiliki ambisi besar untuk musim ini.
Baloyskie menilai bahwa timnya masih memiliki potensi untuk bersaing dengan tim-tim kuat lainnya di MPL Indonesia.
“Seperti biasa Geek Fam pasti kuat dan gue percaya Geek Fam memang selalu contender, dan mungkin nggak sesuai di playoff saja. Cuma kalau Geek Fam bisa bawa, mereka ada kemungkinan juga sih bisa juara atau peringkat kedua atau berapa gitu.”
Keyakinan tersebut mencerminkan optimisme bahwa Geek Fam masih memiliki kapasitas untuk bersaing di papan atas jika mampu tampil konsisten.
Namun, Aboy memiliki pandangan yang sedikit berbeda mengenai perjalanan tim di musim reguler. Menurutnya, Geek Fam tidak harus langsung tampil sempurna sejak awal kompetisi.
“Regular Season menurut gue, nggak usah yang terlalu mulus banget. Yang penting kita dari bawah terus naik, jangan pas sudah di atas ke bawah gitu.”
Pendekatan ini menekankan pentingnya menjaga momentum sepanjang musim. Bagi Aboy, lebih baik tim berkembang secara bertahap dibandingkan tampil kuat di awal namun kehilangan konsistensi di tengah jalan.
Kini, Geek Fam siap memasuki MPL ID S17 dengan formula baru yang mereka yakini. Dengan tambahan pemain di posisi penting serta mentalitas yang telah diperbarui, tim ini berharap dapat membalikkan keadaan dan kembali bersaing di papan atas liga Mobile Legends Indonesia.
| Siapa saja roster Geek Fam di MPL Indonesia Season 17? | Roster Geek Fam di MPL ID S17 terdiri dari Baloyskie dan Asune (Roamer), Aboy (Mid Laner), KennzyySkie (Gold Laner), Maykids (Jungler), serta Marcel (EXP Laner). Tim ini dilatih oleh MxMoreee sebagai Head Coach. |
| Siapa pemain baru Geek Fam di MPL ID S17? | Geek Fam menambahkan Marcel sebagai EXP Laner baru untuk MPL ID S17. Selain itu, mereka juga menghadirkan Asune sebagai pelapis di posisi Roamer bersama Baloyskie. |
| Mengapa Geek Fam menambah pemain di posisi EXP Lane? | Menurut Baloyskie, kehadiran Marcel diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang sempat dialami Geek Fam pada musim sebelumnya dan membuat permainan tim menjadi lebih kuat. |
| Bagaimana hasil Geek Fam di MPL ID Season 16? | Geek Fam memulai MPL ID Season 16 dengan cukup baik, namun kemudian mengalami lose streak setelah pekan pertama. Mereka akhirnya finis di peringkat ke-8 klasemen dan gagal lolos ke babak playoff. |


















