Ketika EVOS Divine menjuarai Esports World Cup (EWC) 2025 Free Fire, banyak penggemar percaya tim ini akan memasuki era dominasi baru di kompetisi Free Fire dunia.
Namun hanya beberapa bulan setelah mengangkat trofi dunia, performa mereka justru menunjukkan kontras yang tajam.
Di Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring, EVOS memulai perjalanan dengan cara yang mengejutkan. Pada pekan pertama babak Knockout, tim berjuluk Macan Putih tersebut justru berada di posisi paling bawah klasemen.
Memang ada sedikit peningkatan pada pekan kedua ketika mereka naik ke peringkat 16. Namun hasil itu masih belum cukup untuk menembus 12 besar.
Bahkan hingga pekan ketiga, meski performa mulai membaik, EVOS tetap belum mampu memastikan tiket Grand Finals lebih awal.
Kondisi ini memunculkan satu pertanyaan besar: bagaimana tim juara dunia bisa jatuh sedalam ini hanya dalam waktu singkat?
Untuk menjawabnya, ada beberapa faktor yang patut diselidiki, mulai dari perubahan meta, komunikasi tim, stabilitas roster, hingga tanda-tanda penurunan performa yang sebenarnya sudah terlihat sejak sebelum mereka juara dunia.
Table of Content

