Pendapat Sanji soal Sanz mengindikasikan ONIC kesulitan beradaptasi dengan patch baru. (Dok. GGWP/Mecca Medina)
Jika kita melihat lanskap babak knockout M7 saat ini, bisa jadi salah satu kesulitan ONIC adalah mereka kurang bisa adaptasi dalam patch baru.
Bukan cuma soal ONIC saja. Tim Filipina seperti Aurora PH bisa melesat sampai babak grand final, sementara juara favorit Team Liquid PH masih berjuang di lower bracket.
Terlepas itu, Sanji dari Team Liquid PH yang mampu memulangkan ONIC, mengungkap pengamatannya soal penurunan gameplay ONIC.
"Sekarang item Glowing Wand wajib dibuat di meta sekarang, karena ada banyak hero Fighter," kata Sanz secara eksklusif kepada GGWP. "Karena itulah Sanz terlihat seperti mengalami penurunan skill."
Hal ini semakin menguatkan kesan bahwa ONIC belum bisa menguasai perubahan di patch terbaru, dan tim seperti Alter Ego, Aurora PH dan TR bisa menciptakan kejutan.
Bagaimana dengan pendapatmu sendiri? Apa menurut kamu ada hal lain yang kurang dikuasai ONIC sehingga mereka kalah di M7?
Mengapa kekalahan ONIC Esports di M7 terasa lebih pedih dibandingkan M5? | Karena tanda-tanda kegagalan sudah bisa dirasakan sejak hari pertama Swiss Stage. |
Apa faktor utama yang membuat performa ONIC menurun di M7? | ONIC bermain di luar karakter mereka, draft pick yang meleset, serta kesulitan beradaptasi dengan patch terbaru. |
Bagaimana tanggapan ONIC terhadap kritik dan analisis dari netizen? | Coach Adi menegaskan bahwa mereka tidak terlalu memikirkan komentar netizen, namun menjadikannya bahan introspeksi. |
Apakah para pemain ONIC merasa tidak nyaman dengan strategi dari coach? | Tidak. Sanz menyebut ia tetap nyaman dengan draft yang diberikan coach karena sudah dicoba di scrim. |
Apa pengamatan tim lawan terkait penurunan performa ONIC? | Sanji dari Team Liquid PH menilai ONIC belum menguasai meta baru, khususnya penggunaan item Glowing Wand yang kini wajib di patch terbaru. |