Untuk menghadapi turnamen bergengsi seperti MPL Indonesia Season 10, EVOS Legends beneran mempersiapkan segalanya dengan sangat matang. Selain mempersiapkan para roster, mereka juga mempersiapkan analis untuk musim ini. Mereka bahkan sekarang sudah punya tiga analis.
Masing-masing analis di EVOS Legends tersebut ternyata memiliki peran masing-masing. Di antara tiga analis itu salah satunya adalah Age. Sebelumnya age merupakan pelatih dari tim Bigetron Alpha. Tentunya, buat penonton dan penggemar esports, mereka bakal bertanya mengenai tugas masing-masing analis di EVOS Legends.
Melalui Instagram Story nya, Zeys yang sedang melakukan tanya jawab menanggapi pertanyaan ini. Tak hanya menjelaskan tugas dari ketiga analisis tersebut, Zeys juga mengaku senang dengan bertambahnya kekuatan dalam tim.
“Lebih bagus. Dulu harus kerja semua sehari bisa sampai 16 jam. Tiap orang ada fokus masing-masing,” ucap Zeys. Kemudian tak lama setelah itu, Zeys juga menjelaskan tugas masing-masing individu, diantaranya sebagai berikut:
- Vellion – Analis Data
- Taxstump – Life Coach (Outgame) & Scout
- Usia – Analis Game
- Zeys – Strategis & Pengembangan
EVOS Serius Melakukan Regenerasi
Jelang gelaran MPL ID S10, trio M1 World Championship yakni Luminaire, Wannn, dan REKT dilepas EVOS Esports. Otomatis, ini jadi kali pertama EVOS tanpa trio M1 Hal itu membuktikan jika EVOS Esports serius ingin melakukan regenerasi para pemainnya untuk menatap musim trunamen ke depan.
Dalam channel Video YouTube EVOS TV yang diunggah pada 2 Agustus 2022, trio M1 yakni Wannn, Luminaire, dan REKT beberkan alasan pensiun dari EVOS dan scene kompetitif MLBB.
“Ini sudah keputusan terbaik karena sebelumnya rehat, ini bukan rehat lagi. Yasudah sampai di sini saja. Faktornya, mungkin pertama kesehatan,”
“Kedua, nafsu. Dalam hal ini sudah tidak terlalu semangat lagi ke Mobile Legends. Banyak faktor sih, bikin aku ingin berhenti. Salah satunya mata,” ucap Wannn.
Serupa, rekan setimnya yang berposisi sebagai roamer pun, REKT, mengatakan faktor kesehatan menjadi salah satu alasan untuk berhenti bermain sebagai pro player.