Honor of Kings (HOK), MOBA yang menjadi salah satu game paling banyak dimainkan di dunia, turut merayakan kembalinya esports sebagai cabang perebutan medali resmi di Asian Games ke-20 2026.
Perhelatan yang berlangsung di Aichi Sky Expo, Jepang, ini menjadi salah satu momen penting bagi perkembangan esports di Asia.
Kembalinya esports ke dalam perebutan medali Asian Games menunjukkan semakin besarnya perhatian terhadap esports sebagai bagian dari ekosistem olahraga.
Bagi jutaan pemain dan penggemar di Asia, kehadiran atlet esports yang bertanding membawa nama negara masing-masing bukan sekadar tentang hasil pertandingan, tetapi juga mengenai dedikasi, disiplin, kerja sama, dan kebanggaan nasional.
Semangat tersebut terlihat dalam kompetisi Honor of Kings yang berakhir pada 28 September 2026. Tim Tiongkok berhasil meraih medali emas, sementara Tim Malaysia membawa pulang medali perak. Medali perunggu diraih oleh Tim Filipina dan Tim Hong Kong (Tiongkok).
Dengan mengenakan seragam dan membawa bendera negara masing-masing di panggung Asian Games, para atlet HOK menunjukkan performa terbaik mereka sekaligus menjadi representasi dari komunitas yang telah memberikan dukungan sepanjang perjalanan kompetisi.
“Esports di Asian Games bukan sekadar tentang medali,” ujar Head of Honor of Kings Global Esports, TiMi Studio Group, Tencent Games, Jackie Huang.
“Momen ini menunjukkan bagaimana gaming dapat menyatukan penonton dari berbagai negara, generasi, dan latar belakang. Dengan menghadirkan esports di salah satu panggung olahraga paling bergengsi di Asia, Asian Games turut memperlihatkan dedikasi dan performa kompetitif terbaik yang membentuk esports saat ini,” lanjutnya.
Table of Content

