Di sisi lain, EVOS datang ke playoff dengan cerita yang berbeda.
Jika Bigetron dibayangi label underperform di playoff, EVOS justru memiliki sejarah yang cukup unik ketika memasuki musim ganjil MPL Indonesia.
Para penggemar tentu masih mengingat perjalanan luar biasa EVOS pada MPL ID Season 11 dan MPL ID Season 13.
Pada dua musim tersebut, Macan Putih berhasil menembus grand final dan mengakhiri kompetisi sebagai runner-up.
Khusus pada Season 13, perjalanan EVOS bahkan bisa disebut sebagai salah satu miracle run terbaik dalam sejarah MPL Indonesia.
Mereka sempat terpuruk di papan bawah klasemen sebelum bangkit dan melaju hingga partai puncak.
Kini, sejarah itu kembali menjadi harapan bagi para EVOS Fams (sebutan untuk fans EVOS).
Meski performa EVOS sepanjang musim ini sempat naik turun, kedatangan pemain berpengalaman seperti Pheww berhasil memberikan warna baru dalam permainan mereka.
EVOS juga beberapa kali menunjukkan kemampuan untuk bangkit saat berada dalam tekanan.
Namun, mengandalkan sejarah saja tentu tidak cukup.
Tantangan pertama mereka adalah Bigetron by Vitality, tim yang justru beberapa kali berhasil mengalahkan EVOS sepanjang musim reguler MPL ID S17.
Statistik tersebut menjadi peringatan bahwa playoff kali ini tidak akan berjalan mudah bagi Alberttt dan kawan-kawan.
Menariknya, dalam beberapa musim terakhir EVOS justru memiliki catatan positif ketika bertemu Bigetron di playoff. Rekor tersebut bisa menjadi modal kepercayaan diri yang berharga menjelang pertandingan.
Pertanyaannya, apakah sejarah playoff akan kembali berpihak kepada EVOS, atau justru Bigetron akhirnya berhasil mematahkan kutukan tersebut?
Apa pun hasil pertandingan nanti, satu hal yang pasti: pemenangnya akan langsung berhadapan dengan ONIC.
Sang Raja Langit tampil sebagai tim paling dominan sepanjang musim reguler dan menjadi favorit kuat untuk mempertahankan status mereka sebagai penguasa MPL Indonesia.
Karena itulah, bracket ini terasa seperti jalur para penantang yang harus melewati ujian terberat sebelum bisa menyentuh trofi.
Bagi Bigetron, ini adalah kesempatan untuk menebus kegagalan playoff di masa lalu. Bagi EVOS, ini adalah peluang untuk kembali menciptakan kisah ajaib di musim ganjil.
Satu tim akan melangkah maju. Satu tim lainnya harus mengubur mimpi lebih cepat.
Dan di balik semua itu, ONIC sudah menunggu sebagai bos terakhir yang siap menguji siapa penantang sejati takhta MPL Indonesia Season 17.
Kamu juga bisa hadir di venue Playoff MPL Indonesia Season 17 saat babak Grand Final. Caranya, kamu bisa ikutan giveaway ketemu langsung pro player di Grand Final MPL ID S17 bersama dengan GGWP. Adapun caranya bisa kamu lihat di sini.
Top up game favoritmu sekarang lebih mudah dan hemat lewat GGWP Top Up. Mulai dari Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, sampai game-game lain favoritmu. Buktiin murahnya top up di GGWP Top Up.
Mengapa jalur Bigetron by Vitality dan EVOS disebut Bracket Neraka di Playoff MPL ID S17? | Karena pemenang pertandingan Bigetron by Vitality vs EVOS harus langsung menghadapi ONIC, tim terbaik musim reguler MPL ID S17 yang finis di puncak klasemen. |
Apa tantangan terbesar Bigetron by Vitality di Playoff MPL ID S17? | Bigetron harus membuktikan bahwa mereka mampu tampil konsisten di babak playoff. Dalam beberapa musim terakhir, mereka sering tampil kuat di musim reguler tetapi gagal memenuhi ekspektasi saat playoff berlangsung. |
Mengapa EVOS dianggap berbahaya di Playoff MPL ID S17? | EVOS memiliki sejarah positif di musim ganjil MPL Indonesia. Mereka pernah mencapai grand final pada MPL ID Season 11 dan Season 13, termasuk menciptakan salah satu miracle run paling berkesan di Season 13. |
Siapa lawan yang menunggu pemenang EVOS vs Bigetron di Playoff MPL ID S17? | Pemenang pertandingan tersebut akan menghadapi ONIC di babak berikutnya dalam perebutan tiket menuju grand final dan MSC 2026. |