Ada kisah unik nan gokil di balik penangkapan teroris satu ini loh. Pasalnya, sosok anggota Densus 88 yang satu ini, melakukan mabar Mobile Legends setiap hari untuk mengintai terosis. Gokil banget kan?
Gokil! Anggota Densus 88 Ini Intai Teroris dengan Mabar Mobile Legends Tiap Hari

Dikenal sebagai Iron dan suka mabar Mobile Legends
Dilansir dari grid.id, anggota Densus 88 yang ditugaskan ini, dikenal warga di Jalan Belibis V, Semper Barat, Jakarta Utara, sebagai Iron. Dalam penyamarannya, anggota ini berbaur dengan sangat baik di lingkungan tersebut loh. Bahkan nih, saking baiknya, Iron sudah sangat akrab dengan pemuda setempat.
Seorang warga yang mempunyai panggilan Mama Fajar ini, mengatakan kalau Iron merupakan teman baik anaknya. Anggota Densus 88 ini juga sering banget bermain Mobile Legends bareng sang anak.
“Dia itu teman dekat sama anak saya, sering main Mobile Legends bareng nih di sini,” papar Mama Fajar, seperti yang dilansir dari kompas.com.
Diketahui, selama ini Iron tinggal di lingkungan itu dengan menyewa kamar kos tepat di depan rumah terduga teroris. Dan kegiatan sehari-harinya adalah mabar Mobile Legends.
Warga menilainya sebagai pribadi yang ramah dan sering menyapa penduduk kampung lain. “Dia sering keluar kos kok, kadang pagi suka ketemu kalau beli nasi uduk. Suka nongkrong, main voli sama warga sini juga. Eh taunya di anggota Densus 88,” tambahnya lagi, seperti yang dilansir dari esports.id.
Sementara itu, warga bernama Ningsih (40) mengatakan, selama ini Iron mengaku bekerja di sebuah cafe.
“Dia kan bilangnya kerja di kafe. Enggak tahunya dia Densus. Jadi kayaknya (terduga teroris) sudah diintai sama si Iron ini,” kata Ningsih, seperti yang dilansir dari nextren.grid.id.
Kebiasaan Iron
Meski umumnya orang banyak yang enggak curiga dengan keberadaan Iron, Ningsih malah memperhatikan kebiasaan Iron yang selalu dilakukannya tiap malam selain main Mobile Legends.
Menurut Ningsih, Iron kerap kali duduk di sebuah warung yang letaknya berseberangan dengan rumah yang ia intai. “Jadi dia tengah malam sering nongkrong sendirian di sini sambil megang hp,” ucap Ningsih.
Sebelum kejadian penggeledahan, Ningsih bahkan masih sempat bertemu Iron pada pagi hari. Ia berpapasan dengan Iron yang mengatakan ingin pergi ke tukang jahit.
Ternyata anggota Densus 88
Namun siapa sangka, kalau beberapa jam kemudian, Iron malah kembali dengan persenjataan dan seragam polisi lengkap. Warga yang kenali wajahnya juga mulai agak bingung dengan keberadaan Iron di antara pasukan polisi tersebut.
“Warga pada bilang, ngapain tuh si Iron di situ,” sambung Ningsih, sambil menirukan ucapan warga.
Barulah di situ, warga baru mengetahui bahwa Iron merupakan anggota Densus 88 yang mengintai terduga teroris di wilayah tersebut.
Sebagai informasi, pelaku ditangkap di rumahnya. Hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti adanya perakita bom. Bahkan, tim Densus 88 menemukan sebuah bom aktif berjenis TATP berdaya ledak tinggi di kediaman pelaku.