Perjalanan Team Liquid PH di panggung M7 World Championship masih belum berakhir. Wakil Filipina tersebut sukses mengamankan tiket ke semifinal lower bracket setelah menaklukkan perlawanan sengit Aurora Gaming dengan skor tipis 3-1 dalam laga knockout yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (23/1).
Bertanding di tengah cuaca dingin Jakarta, Team Liquid PH tampil solid dan penuh determinasi, melanjutkan momentum positif mereka usai menyingkirkan ONIC Esports di babak sebelumnya. Sanford dan kawan-kawan menunjukkan ketenangan dalam situasi krusial, terutama pada game penentuan, saat tekanan berada di titik tertinggi.
Aurora Gaming sejatinya memberikan perlawanan yang tidak mudah. Datang ke pertandingan ini setelah terlempar ke lower bracket akibat kekalahan dari Selangor Red Giants di upper bracket, Aurora tampil agresif dan berani mengambil inisiatif. Namun, inkonsistensi di beberapa momen penting membuat mereka gagal menjaga keunggulan, yang akhirnya dimanfaatkan dengan baik oleh Team Liquid PH.
Kemenangan ini menjaga asa Team Liquid PH untuk menciptakan final sesama tim Filipina di M7. Pasalnya, Aurora PH sudah lebih dulu memastikan tempat di grand final, menunggu siapa pun yang berhasil keluar sebagai pemenang dari jalur lower bracket.
Selanjutnya, Team Liquid PH masih harus menanti calon lawan dari pertandingan antara Alter Ego dan Team Spirit. Jika mampu kembali meraih kemenangan, satu-satunya rintangan tersisa sebelum grand final adalah Selangor Red Giants di final lower bracket.
Dengan performa yang terus meningkat dan mental bertanding yang kian matang, peluang Team Liquid PH untuk mewujudkan skenario all-Filipina final di M7 masih terbuka lebar. Turnamen pun kian mendekati puncaknya, dengan tensi kompetisi yang semakin sulit diprediksi.
