Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Selebrasi Alter Ego usai memastikan slot grand final M7. (Dok. GGWP/Mecca Medina)
Selebrasi Alter Ego usai memastikan slot grand final M7. (Dok. GGWP/Mecca Medina)

Intinya sih...

  • Alter Ego lolos ke grand final M7 World Championship setelah mengalahkan Selangor Red Giants.

  • Alter Ego mampu menjawab tantangan sulit dengan menang game 1 dan 2 secara one-sided.

  • Selangor Red Giants berhasil mencuri satu angka dari Alter Ego, namun AE berhasil meraih kemenangan di game keempat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Alter Ego berhasil menjadi tim kedua yang lolos ke grand final M7 World Championship usai mengalahkan Selangor Red Giants.

Alter Ego tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri, setelah kemenangan mereka melawan Team Liquid PH siang tadi.

Namun, Nino dan kawan-kawan membuktikan bahwa mereka mampu menjawab tantangan sulit mengalahkan dua juara MPL regional.

In Article GGWP_.png


El Familia mengamuk

Nino bersalaman dengan Sekys di akhir match AE vs SRG. (Dok. GGWP/Mecca Medina)

Game pertama berjalan imbang, kedua tim saling jual beli serangan. Meski SRG bisa dapatkan perfect turtle, AE bisa mengimbangi dengan gameplay cerdas.

Manfaatkan satu momen selip dari SRG, AE mampu membalikkan keadaan ke sisi mereka. Alter Ego menangkan game 1.

Game kedua lebih mengherankan karena SRG dipermainkan secara one-sided oleh Alter Ego. Kemenangan kedua pun diraih.

Blunder kecil berujung bencana

Alter Ego manfaatkan overcommit SRG untuk pastikan game terakhir. (Dok. GGWP/Mecca Medina)

Game ketiga menjadi titik balik Selangor Red Giants yang mendapatkan keunggulan tinggi di early game. AE seperti kesulitan melayangkan kill.

Double kill Yazukee memberi sedikit harapan. Tapi itu pun tak cukup untuk memperkecil ketertinggalan AE. SRG mencuri satu angka dari Alter Ego.

Masuk ke game keempat, Yazukee mendapatkan Fanny yang langsung menciptakan impact. SRG sempat memimpin, tapi overcommit dalam pergerakannya.

Blunder tersebut dimanfaatkan AE untuk melakukan counter attack. Satu per satu pemain SRG maju, tapi mereka habis oleh AE. Kemenangan berhasil diraih AE.

Editorial Team