Pada game pertama, kedua tim bermain cukup hati-hati di fase early game. Leon Esports sempat mencuri momentum lewat first blood, tetapi ZETA Division mampu menjaga permainan tetap rapat dengan fokus pada pengamanan objective.
Lamaj tampil agresif dan menjadi motor kebangkitan Leon. Meski membutuhkan waktu cukup lama untuk menembus base ZETA, Leon akhirnya berhasil menutup game pertama dengan kemenangan.
Memasuki game kedua, alur pertandingan tidak jauh berbeda. Leon dan ZETA saling tarik ulur tanpa keunggulan yang benar-benar mencolok di early game.
Perbedaan mulai terasa ketika ZETA melakukan penyesuaian strategi dengan memberikan hero Kimmy kepada Katsu, yang sebelumnya menjadi kendala bagi mereka di game pertama.
Keputusan tersebut terbukti efektif. ZETA Division berhasil mengambil keunggulan, meski Leon Esports tetap memberikan perlawanan sengit.
Momen krusial terjadi saat Water sukses mencuri Lord, namun hasilnya justru berujung pada pertukaran yang kurang menguntungkan.
Situasi ini dimanfaatkan ZETA untuk menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke game ketiga.
Game ketiga yang menjadi penentuan sekaligus game ketiga pertama di babak Wild Card M7 langsung dikuasai oleh Leon Esports.
Mereka tampil all-out sejak awal pertandingan dan mendominasi ZETA Division. Triple kill dari Juviana seolah memadamkan semangat juang ZETA.
Dengan Agi dan Juviana sebagai ujung tombak serangan, Leon Esports tampil tanpa celah dan tak mampu dibendung.
Momentum yang terus terjaga membuat Leon menutup game ketiga dengan kemenangan, sekaligus memastikan langkah mereka tetap hidup di turnamen.