Pada game pertama, kedua tim sempat terlibat jual beli serangan di fase awal. Permainan baru benar-benar terbuka setelah Bober sukses mengamankan triple kill yang mengubah tempo pertandingan.
Sejak momen tersebut, intensitas pertukaran kill meningkat dan laga berjalan semakin panas.
Memasuki late game, Virtus Pro berhasil mematahkan kebuntuan. Eksekusi rapi saat mengamankan Lord menjadi kunci, diikuti dengan push terkoordinasi yang langsung merobohkan pertahanan Axe MENA.
Tanpa banyak celah, Virtus Pro mengamankan kemenangan di game pembuka.
Momentum kemenangan tersebut menjadi bahan bakar tambahan bagi Virtus Pro di game kedua. Mereka tampil semakin agresif dan tidak memberi ruang bagi Axe MENA untuk mengembangkan permainan.
Pluto dan rekan-rekan tampil dominan, membuat Axe kesulitan mengimbangi tempo cepat yang dibangun.
Zaur menunjukkan performa solid sebagai jungler dan membuktikan bahwa Virtus Pro tetap kompetitif meski tanpa kehadiran Andoryuuu.
Dominasi penuh berujung pada kemenangan kilat, di mana Virtus Pro menutup game kedua dalam waktu kurang dari 10 menit, sekaligus memecahkan rekor pertandingan tercepat di babak Wild Card M7 pada saat ini.