Selain nilai komersial, M7 juga mencetak rekor dari sisi penonton.
Turnamen ini menjadi turnamen esports mobile paling banyak ditonton sepanjang sejarah, dengan lebih dari 5,68 juta peak concurrent viewers, menurut Esports Charts.
Asia Tenggara masih menjadi pusat kekuatan utama MLBB, terutama di negara seperti Indonesia dan Filipina yang terus menunjukkan pertumbuhan penonton dari tahun ke tahun.
Namun, M7 juga memperlihatkan ekspansi audiens yang signifikan di luar kawasan tersebut. Mulai dari siaran berbahasa Inggris meningkat lebih dari 50 persen secara global, penonton di Thailand naik lebih dari 150 persen meski tidak ada tim dari negara tersebut yang berlaga, hingga minat penonton semakin didorong oleh hiburan esports bukan hanya dukungan terhadap tim nasional
Tren ini menunjukkan bahwa MLBB semakin berkembang sebagai produk hiburan global, bukan sekadar fenomena regional.
Kesuksesan M7 kini menjadi fondasi bagi turnamen berikutnya, yaitu MLBB World Championship M8.
Turnamen ini akan menghadirkan format baru dengan lokasi di Turki dan Thailand, di mana, ini pertama kalinya M-Series digelar di luar Asia Tenggara.
Ekspansi ini menandai langkah penting dalam strategi globalisasi MLBB, khususnya untuk memperkuat penetrasi di Eropa dan Timur Tengah.
Dengan momentum besar menjelang ulang tahun ke-10 MLBB pada 2026, kesuksesan M7 menjadi tonggak penting dalam evolusi esports mobile menuju panggung global.
Berapa nilai brand value yang dihasilkan MLBB M7? | Kejuaraan Dunia M7 menghasilkan brand value sebesar €158,39 juta atau sekitar USD 186 juta, meningkat 37,7% dari M6. |
Berapa jumlah penonton puncak M7? | M7 mencatat lebih dari 5,68 juta peak concurrent viewers, menjadikannya turnamen esports mobile paling banyak ditonton sepanjang sejarah. |
Siapa yang merilis laporan brand value M7? | Laporan tersebut dirilis oleh perusahaan analitik esports Shikenso bersama pengembang MLBB, Moonton Games. |
Di mana MLBB World Championship M8 akan digelar? | M8 akan digelar di Turki dan Thailand, menjadi pertama kalinya seri M berlangsung di luar Asia Tenggara. |