Salah satu langkah menarik ONIC musim ini adalah promosi SsamueL dari tim ONIC MDL ke MPL. Ia akan berbagi peran sebagai roamer bersama Kiboy.
Keputusan ini menegaskan komitmen ONIC dalam mengembangkan talenta internal.
“Sebenarnya kita memang mau nge-develop dari MDL-nya doang sih, dan kita lihat salah satu yang berpotensi ya Samuel. Kayak sebelum-sebelumnya kan ada Savero, Lutpiii, ya maksudnya kita develop lah,” ujar CW.
Langkah ini konsisten dengan keputusan ONIC yang kerap memberi kesempatan pada pemain muda untuk berkembang di panggung utama.
Rotasi dua roamer juga membuka peluang variasi gaya bermain, baik agresif sejak early game maupun lebih disiplin dalam setup objektif.
Di sisi lain, perubahan besar terjadi di Gold Lane. ONIC resmi mendatangkan pemain impor asal Filipina, Kelra, untuk mengisi posisi tersebut.
Kelra menggantikan Skylar dan datang dengan reputasi mentereng. Ia pernah meraih gelar juara MPL PH, MSC 2021, hingga M6 World Championship.
Pengalaman internasional Kelra menjadi aset berharga, terutama dalam situasi tekanan tinggi. Namun, CW tetap realistis soal ekspektasi.
“Kalau (Kelra) buat kunci jawaban (ONIC), ya kita tetap harus lihat hasil dari match juga sih. Tapi ya tetap menurut gue, pemain-pemain kita ya kunci jawabannya semua sih,” ucapnya.
Ia juga menyoroti fleksibilitas Kelra di Gold Lane, “Kan kita yang scrim ya, menurut gue, Kelra tuh bisa multirole di Gold Lane. Kayak dia bisa fighter, mage, MM juga.”
Kemampuan tersebut tentu memperkaya opsi draft ONIC. Di meta yang terus berubah, fleksibilitas hero pool menjadi faktor penting untuk memenangkan fase pick and ban.