Myth Avenue Gaming (MAG) sukses keluar sebagai juara APAC Predator League 2026 India untuk divisi Dota 2, setelah menaklukkan Rekonix di partai Grand Final dengan skor 2–1.
Performa MAG sepanjang turnamen terbilang sangat solid. Mereka tampil dominan sejak fase group stage hingga play-off, tanpa menelan satu kekalahan pun.
Konsistensi tersebut akhirnya mengantarkan tim asal Malaysia ini ke tangga juara APAC Predator League 2026.
Di sisi lain, Rekonix patut mendapatkan apresiasi tinggi. Tim asal Indonesia ini menjalani perjalanan yang sangat berat, terutama di hari kedua turnamen.
Rekonix harus memainkan total sembilan game dalam satu hari, dimulai dari upper bracket melawan Myth Avenue Gaming, turun ke lower bracket, hingga akhirnya kembali naik ke grand final untuk kembali bertemu dengan MAG.
Rekonix sendiri diperkuat oleh nama-nama besar skena Dota 2 Indonesia seperti InYourDream, Varizh, dan FbZ. Secara permainan, Rekonix sebenarnya tampil sangat kuat, terutama pada fase laning, di mana mereka kerap unggul di hampir seluruh lane.
Namun, keunggulan tersebut kerap sirna saat memasuki mid-game. Koordinasi dan kerja sama tim dari Myth Avenue Gaming menjadi faktor pembeda utama, terutama di Game 2 dan Game 3, di mana MAG mampu membaca momentum, mengamankan objektif, dan membalikkan keadaan hingga memastikan gelar juara!
Atas kemenangan ini, Myth Avenue Gaming berhak membawa pulang hadiah utama sebesar USD 65.000 (sekitar Rp1,09 miliar), jumlah yang sama dengan prize pool yang diraih Fancy United Esports di divisi Valorant APAC Predator League 2026.