Games of the Future dikenal sebagai ajang olahraga phygital, yaitu kompetisi yang menggabungkan elemen olahraga fisik dengan esports.
Kehadiran MLBB untuk tahun ini menunjukkan besarnya pengaruh game MOBA besutan Moonton tersebut di kancah esports internasional.
William Al-Badeesh selaku Publisher Relations & IP Licensing Lead di Phygital International mengatakan bahwa kekuatan MLBB tidak hanya terletak pada pertandingan yang berlangsung di dalam arena, tetapi juga komunitas besar yang selalu mengikuti setiap kompetisinya.
"Hal yang membuat MLBB istimewa bukan hanya apa yang terjadi di dalam arena, melainkan juga apa yang terjadi di luar arena."
Ia juga menyoroti kesuksesan Games of the Future 2025, ketika jutaan penggemar yang tidak hadir langsung tetap dapat menikmati pertandingan melalui berbagai streamer dan co-caster dalam beragam bahasa.
"Pada GOTF 2025, jutaan penggemar yang tidak bisa hadir langsung di Abu Dhabi tetap menjadi bagian dari momen tersebut melalui para streamer yang melakukan siaran bersama dalam bahasa mereka masing-masing. MLBB membawa seluruh ekosistemnya ke mana pun mereka bertanding, dan itulah standar yang kami inginkan di Games of the Future 2026."
Turnamen MLBB pada Games of the Future 2025 menjadi salah satu kompetisi paling sukses sepanjang penyelenggaraan acara tersebut.
Saat itu, ONIC berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Aurora di partai final yang mempertemukan sederet pemain kelas dunia, termasuk Kairi "Kairi" Rayosdelsol dari ONIC dan Mehmet "Lunar" Ilgun dari Aurora.
Popularitas MLBB juga tercermin dari jumlah penontonnya. Kompetisi MOBA mobile menjadi salah satu cabang dengan jumlah penonton tertinggi sepanjang GOTF 2025 dan menyumbang sekitar 45 persen dari total penonton acara, menjadikannya salah satu daya tarik utama bagi penggemar esports global.
Pada edisi tahun ini, MLBB akan kembali menjadi wakil genre MOBA mobile, sementara Dota 2 akan mengisi kategori MOBA PC.
Kehadiran dua game populer tersebut semakin memperkuat posisi genre MOBA sebagai salah satu cabang paling bergengsi dalam rangkaian Games of the Future 2026.
Secara keseluruhan, Games of the Future 2026 akan berlangsung mulai 29 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Astana, Kazakhstan.
Ajang ini diperkirakan akan menghadirkan lebih dari 900 atlet dari lebih dari 50 negara, dengan target kehadiran lebih dari 100.000 penonton secara langsung serta ratusan juta penonton lainnya melalui berbagai platform siaran dan streaming di seluruh dunia.
Top up game favoritmu sekarang lebih mudah dan hemat lewat GGWP Top Up. Mulai dari Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, sampai game-game lain favoritmu. Buktiin murahnya top up di GGWP Top Up.
Kapan turnamen Mobile Legends di Games of the Future 2026 digelar? | Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Games of the Future 2026 akan berlangsung pada 6-9 Agustus 2026 di Zhaksylyk Ushkempirov Martial Arts Palace, Astana, Kazakhstan. |
Berapa total hadiah turnamen MLBB Games of the Future 2026? | Turnamen MLBB di Games of the Future 2026 memperebutkan total hadiah sebesar US$900.000 yang akan diperebutkan oleh 16 tim undangan dari berbagai negara. |
Tim Indonesia mana saja yang tampil di Games of the Future 2026 MLBB? | Indonesia diwakili oleh dua tim, yaitu ONIC dan Bigetron by Vitality, yang akan bersaing melawan 14 tim internasional lainnya dalam kompetisi MLBB Games of the Future 2026. |
Apa itu Games of the Future? | Games of the Future adalah ajang kompetisi olahraga phygital yang menggabungkan olahraga fisik dan esports. Pada edisi 2026, acara ini menghadirkan berbagai cabang game mobile dan PC, termasuk Mobile Legends: Bang Bang dan Dota 2. |