Sumber: instagram.com/kennyxepher
Sebelum dikenal sebagai coach MLBB, Kenny Deo merupakan figur yang cukup disegani di komunitas Dota 2. Pria kelahiran 1996 ini dikenal memiliki pemahaman makro permainan yang kuat, sesuatu yang kelak menjadi fondasi penting dalam perjalanannya di MLBB.
Keputusan besar ia ambil pada 2024, saat memilih meninggalkan Dota 2 dan memulai lembaran baru di skena kompetitif Mobile Legends. Sebuah langkah yang kala itu sempat menjadi bahan perbincangan, mengingat perbedaan kompleksitas dan tempo permainan kedua game MOBA tersebut.
Namun, hasil di lapangan berkata lain.
Pada MPL Indonesia Season 16, musim keduanya bersama Alter Ego, Xepher langsung mencatatkan prestasi mengesankan. Di babak Group Stage, Alter Ego membukukan 10 kemenangan dan 6 kekalahan, cukup untuk mengamankan tiket ke Playoff.
Performa konsisten itu berlanjut di fase krusial, dengan catatan 3 win dan 2 lose di Playoff MPL ID S16, yang mengantar Alter Ego finis sebagai runner-up.
Meski gagal meraih trofi MPL, hasil tersebut menjadi batu loncatan penting karena memastikan Alter Ego melaju ke M7 World Championship.
Di panggung dunia, Xepher kembali menunjukkan kapasitasnya. Alter Ego tampil sempurna di Swiss Stage dengan 3 kemenangan tanpa kekalahan.
Sementara di Knockout Stage, mereka mencatatkan 4 kemenangan dan 2 kekalahan, sebelum akhirnya kembali harus puas di posisi runner-up dunia.