Pro Player Terkaya (Dok. Liquipedia)
Bugha menjadi fenomena global setelah menjuarai Fortnite World Cup 2019. Satu kemenangan tersebut langsung mengubah hidupnya secara drastis.
Hingga kini, Bugha tetap menjadi ikon Fortnite. Ia aktif sebagai konten kreator dan memiliki berbagai kontrak sponsor besar di luar hadiah turnamen.
Dominasi pemain Dota 2 tidak lepas dari The International, turnamen dengan prize pool terbesar dalam sejarah esports. Setiap tahunnya, total hadiah TI bisa mencapai ratusan miliar rupiah, jauh melampaui turnamen game lain.
Sementara itu, Bugha menjadi contoh bahwa satu turnamen besar pun bisa mengubah hidup seorang pemain, asalkan skalanya benar-benar global.
Daftar pro player esports terkaya ini membuktikan bahwa dunia game kompetitif bukan lagi mimpi kosong. Dengan dedikasi, skill, dan mental juara, bermain game bisa menjadi karier yang sangat menjanjikan.
Ke depannya, bukan tidak mungkin daftar ini akan berubah. Game seperti VALORANT, Mobile Legends, hingga PUBG Mobile perlahan membangun ekosistem dengan hadiah dan eksposur yang semakin besar.
Apakah pendapatan ini termasuk gaji dan sponsor? | Tidak. Daftar ini hanya berdasarkan total hadiah turnamen (prize money), belum termasuk gaji tim, sponsor, dan pendapatan streaming. |
Kenapa pemain Mobile Legends belum masuk daftar? | Meski populer, total hadiah turnamen Mobile Legends masih belum sebesar Dota 2 atau Fortnite di level global. |
Apakah daftar ini bisa berubah? | angat bisa. Pendapatan pro player terus bertambah seiring turnamen baru dan perkembangan ekosistem esports. |
Apakah Bugha masih aktif sebagai pro player? | Bugha kini lebih aktif sebagai content creator, meski masih sesekali tampil di turnamen Fortnite. |