Kegagalan RRQ Hoshi menembus babak Playoff Mobile Legends Professional League Indonesia Season 17 (MPL ID S17) menjadi salah satu kejutan terbesar musim ini.
Tim yang dikenal sebagai Raja dari Segala Raja tersebut harus mengakhiri perjalanan mereka di dasar klasemen setelah hanya mengoleksi dua kemenangan dan 14 kekalahan sepanjang Regular Season.
Hasil tersebut tentu jauh dari ekspektasi para penggemar maupun manajemen.
Setelah beberapa musim menjadi langganan papan atas, RRQ kini menghadapi kenyataan pahit dengan finis di peringkat kesembilan dan gagal melaju ke fase Playoff.
Table of Content

Menanggapi hasil tersebut, CEO RRQ, Andrian Pauline, mengakui bahwa performa tim musim ini tidak sesuai harapan.
Ia menegaskan bahwa organisasi akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengembalikan RRQ Hoshi ke level kompetitif yang seharusnya.
"Season ini jelas bukan hasil yang kita harapkan. Kami tahu banyak yang kecewa, dan kami juga merasakan hal yang sama. Karena itu, proses rebuild ini bukan cuma soal mengganti orang atau menyusun ulang tim, tapi juga usaha kami untuk membangun kembali kepercayaan dari Kingdom," ujar Pak AP.
Ia juga menegaskan bahwa sejarah besar RRQ tidak cukup untuk menjamin kesuksesan di masa depan.
"RRQ Hoshi punya sejarah besar, tapi sejarah saja tidak cukup. Kami harus bekerja lebih keras, lebih terbuka untuk berbenah, dan memastikan setiap orang yang ada di dalam tim punya komitmen yang sama untuk membawa Hoshi kembali ke tempat yang seharusnya. Ini adalah langkah awal, dan kami ingin Kingdom tahu bahwa kami serius."
