Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

[A} is Back? Bukan! Akke dan EGM Membuat Team Crescendo bersama Synderen

[A} is Back? Bukan! Akke dan EGM Membuat Team Crescendo bersama Synderen

Kamu masih ingat masa kejayaan Alliance? di mana duo support Akke dan EGM menjadi kombinasi paling menakutkan di dunia. Beberapa hari setelah EGM keluar dari Alliance, Akke mengundang EGM masuk ke Team Crescendo.

Akke dan EGM pernah menjadi duo support menakutkan ketika mereka masih bermain di Alliance, setelah sekian lama berpisah mereka akan bersama lagi dengan tim baru Akke. Bersama kawan lama mereka Synderen, carry legendaris Denmark BabyKnight dan pubstar bertalenta Xcalibur.

Sumber: GosuGamers
Sumber: GosuGamers

Joakim “Akke” Akterhal memilih berpisah dari Alliance pada pertengahan 2016, semenjak itu Akke membuat tim Horde bersama Xcalibur, Pablo dan Gorgc tetapi tidak membawa hasil yang menggembirakan. Penampilan mereka yang melempem membuat tim ini tidak bertahan lama, pada bulan maret Horde pun bubar.

Jerry “EGM” Lundkvist adalah pemain legendaris yang bersama Akke, Loda, S4 dan Admiral_Bulldog pernah membawa Alliance ke masa kejayaan. EGM sempat keluar dari Alliance pada akhir 2014, setelah TI4. EGM kembali ke Alliance pada tahun 2015, selama 2 tahun terakhir Alliance belum dapat mencapai performa maksimal sehingga memilih keluar 3 hari yang lalu.

Troels “synderen” Noels lebih kita kenal sebagai caster daripada pemain profesional. Jangan salah, Synderen tetap dianggap sebagai salah satu pemain offlane papan atas karena pengalaman yang dimilikinya. Synderen sudah bermain Dota secara profesional sejak Dota 1, tepatnya pada tahun 2008, jauh sebelum Dota 2 muncul.

Jon “Babyknight” Andersen adalah salah satu carry terbaik di Denmark, dia lebih dikenal pada game yang dia mainkan sebelumnya yaitu Starcraft 2. Pada Starcraft 2 Babyknight sempat menjuarai berbagai turnamen dari tahun 2012-2014. Tetapi, mau bagaimana lagi jika sudah cinta. Babyknight memilih kembali ke Dota 2 pada tahun 2014 dan bersama rekan-rekannya membentuk tim Danish Bear yang menjadi Cloud9.

Steve “Xcalibur” Ye, rasanya nama ini sudah lama sekali terdengar di dunia Dota 2. Tahukah kamu, bahwa Xcalibur baru berumur 19 tahun? Xcalibur yang terkenal dengan highlight play di Youtube memang sudah bermain Dota 2 sejak lama, tetapi bermain bersama nama-nama besar menjadi tantangan berat bagi pemain yang memiliki MMR 9k ini.

Crescendo roster:

Joakim “Akke” AkterhalJerry “EGM” LundkvistTroels “synderen” NoelsJon “Babyknight” AndersenSteve “Xcalibur” Ye

Roster ini diatas kertas cukup menjanjikan, tetapi kita tunggu saja pertandingan pertama mereka. Kombinasi materi pemain veteran dan pemain muda mungkin saja dapat membawa Akke dan EGM  merasakan kembali atmosfir TI setelah sekian lama.

Lets go [A]! Eh bukan, Lets go [C]? Apapun chant-nya, kamu yang fans Alliance pasti akan mendukung tim ini.

Diedit oleh Arya W. Wibowo

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Audi Eka Prasetyo
Jodi Ibrahim
3+
Audi Eka Prasetyo
EditorAudi Eka Prasetyo
Follow Us

Latest in Esports

See More

Ekosistem Esports Indonesia Kian Mendunia, PB ESI Beri Penghargaan untuk Atlet dan Stakeholder

16 Apr 2026, 20:00 WIBEsports