PB ESI juga membuka jalur seleksi terbuka guna memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi talenta esports Indonesia dari berbagai daerah.
Melalui skema ini, atlet yang belum terpantau di level elite tetap memiliki peluang menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pendekatan ini sekaligus menjadi langkah konkret untuk pemerataan kesempatan dan regenerasi atlet nasional.
Dengan adanya seleksi terbuka, PB ESI ingin memastikan bahwa proses pembentukan Tim Nasional tidak hanya berpusat pada nama-nama besar, tetapi juga membuka ruang bagi bintang baru yang potensial.
Ketiga mekanisme tersebut menjadi bagian dari sistem seleksi yang dirancang secara terukur dan berbasis parameter teknis.
PB ESI melalui BTN Esports memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar evaluasi performa atlet agar selaras dengan target maksimal pencapaian medali di setiap nomor pertandingan.
Kombinasi jalur penunjukan langsung, seleksi terbatas, dan seleksi terbuka ini dinilai mampu menciptakan proses yang lebih objektif serta kompetitif.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Esports, Wishnu Buddhaya, menegaskan bahwa pendekatan ini dirancang secara menyeluruh.
“Seleksi Nasional ini kami rancang dengan pendekatan menyeluruh. Penunjukan langsung mempertimbangkan rekam jejak dan konsistensi performa, seleksi terbatas berbasis evaluasi teknis mendalam, sementara seleksi terbuka memberi ruang bagi talenta baru untuk muncul. Tujuan akhirnya adalah mempersiapkan Atlet dan tim untuk kami bina di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) agar siap bersaing dan memiliki potensi membawa prestasi terbaik bagi Indonesia di Asian Games 2026,” ujarnya.
Pembagian mekanisme seleksi juga disesuaikan dengan karakteristik masing-masing nomor pertandingan. BTN Esports menetapkan kategori seleksi berdasarkan kebutuhan teknis, peta persaingan internasional, serta dinamika regenerasi atlet di tiap cabang game.
Dengan pendekatan ini, proses penjaringan diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu menghasilkan komposisi tim yang solid secara strategi maupun chemistry.
Atlet dan tim yang dinilai memenuhi standar performa dan kesiapan kompetitif akan melanjutkan ke tahap Pemusatan Latihan Nasional. Di fase ini, pembinaan dilakukan secara terstruktur dan terukur, mencakup penguatan strategi, peningkatan mental bertanding, hingga optimalisasi kerja sama tim.
Seleksi Nasional ini menjadi fondasi penting dalam roadmap esports Indonesia menuju Asian Games 2026. Dengan sistem yang komprehensif dan berbasis evaluasi mendalam, PB ESI menargetkan komposisi tim terbaik yang mampu membawa pulang prestasi dan medali untuk Merah Putih di kancah Asia.
No. | Nomor Pertandingan | Skema Seleknas |
|---|
1 | Gran Turismo 7 | Penunjukan langsung |
2 | eFootball (PC & Mobile) | Seleksi terbatas online |
3 | PUBG Mobile | Seleksi terbatas offline |
4 | Martial Arts (Street Fighter 6, TEKKEN 8 & King Of Fighters XV) | Seleksi terbatas online |
5 | Pokémon Unite | Penunjukan langsung |
6 | Identity V | Seleksi terbuka |
7 | Honor of Kings | Seleksi terbatas offline |
8 | Naraka | Seleksi terbuka |
9 | Mobile Legends: Bang Bang | Penunjukan langsung |
Apa itu Seleksi Nasional Esports menuju Asian Games 2026? | Seleksi Nasional Esports adalah proses penjaringan atlet dan tim terbaik Indonesia yang digelar PB ESI melalui BTN Esports untuk dipersiapkan menuju Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dalam rangka menghadapi Asian Games 2026. |
Kapan Seleksi Nasional Esports 2026 digelar? | Seleksi Nasional berlangsung mulai 20 Februari hingga 15 Maret 2026, dengan tiga mekanisme seleksi: penunjukan langsung, seleksi terbatas, dan seleksi terbuka. |
Apa perbedaan penunjukan langsung, seleksi terbatas, dan seleksi terbuka? | Penunjukan langsung diberikan kepada atlet atau tim dengan rekam jejak prestasi dan performa konsisten. Seleksi terbatas ditujukan bagi atlet yang masuk radar pemantauan teknis BTN Esports. Sementara itu, seleksi terbuka memberikan kesempatan bagi talenta dari berbagai daerah untuk mengikuti proses seleksi secara lebih luas. |
Apa tujuan Pelatnas Esports untuk Asian Games 2026? | Pelatnas bertujuan membina atlet secara terstruktur dan terukur agar siap bersaing di level internasional, meningkatkan strategi serta mental bertanding, dan menargetkan raihan medali bagi Indonesia di Asian Games 2026. |