Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
ASL Lebih Seru! Gunakan Format Banned dan Pick Terbaru, Ini Prediksi David ‘Noia’ Selaku Analis AOV

Akhirnya, resmi sudah digunakannya format banned dan pick terbaru di ASL season 2. Dengan menambahkan jumlah banned dan metode pick yang baru, tentu ASL season 2 mengundang berbagai reaksi. Tapi bagaimana menurut salah satu analis AOV di Indonesia, David Noia.

Beberapa waktu lalu, tepatnya ketika gelaran grand final ANC berlangsung di Bandung, penulis sempat memiliki waktu untuk wawancara dengan David Noia dan membahas mengenai kemungkinan tim yang memiliki kans paling besar untuk menjadi juara ASL season 2.

Pada wawancara tersebut David menjelaskan bahwa berdasarkan klasemen sementara dan pencapaian hingga tengah musim, penghuni empat besar jelas memiliki kans paling besar. Namun ada beberapa faktor ke depannya yang mungkin menjadi pembeda dan salah satunya adalah format banned dan pick.

Sumber: dok ggwp.id

“Menurut gue kan sekarang di posisi empat teratas ada RRQ, EVOS, SES dan GGWP. GGWP sekarang peringkat 1, tapi nanti meta ke depannya akan ada banned 4 (yang sudah digunakan saat ini). Siapa yang bakal jadi juaranya? Kalau untuk EVOS dan RRQ masih fifty-fifty. Tapi kalau melihat RRQ kalah melawan WAW ternyata RRQ gak sekuat yang kita kira, tapi kita juga gak bilang RRQ lemah.” Ungkap David.

“Kalau seandainya GGWP masih bisa mempertahankan keunggulan mereka, otomatis peluangnya lebih besar. Tapi kondisi sekarang adalah SES sudah pulang dari AIC. Dimana mereka sudah dilatih oleh pelatihnya KOG (King of Glory). Jadi bisa membuat head to head lebih ke SES” lanjutnya.

“Tapi chance untuk GGWP menang juga ada, begitu juga RRQ dan EVOS. Karena memang drafting permainan akan berubah karena banned 4. Jadi siapa yang memegang draft kemungkinan besar bakal megang gamenya” kata David menjelaskan.

sumber: dok ggwp.id

Bahkan selanjutnya David menyebutkan kemungkinan menang ketika sudah unggul di fase drafting adalah 75 persen. “Kalau elo bisa menangin draft-nya, otomatis kayak 75 persen (kemenangan) hampir bisa dipegang”.

Prediksi yang dilakukan oleh David mengenai fase draft dengan format empat banned yang diberlakukan ketika pertandingan antara SES melawan EVOS dan juga DG esports melawan Headhunters kemarin memang sudah terbukti.

EVOS yang memiliki misi balas dendam setelah dikalahkan SES pada pekan pembuka berhasil unggul dalam komposisi hero ketika fase banned dan pick. Demikian juga dengan DG esports yang ingin meraih kemenangan guna merangsek ke papan atas.

sumber: youtube.com

Tetapi lebih lanjut, untuk menentukan perebutan juara, nantinya juga sistem pertandingan akan mempengaruhi. Pada season 1, sistem yang digunakan adalah candle atau gauntlet match.

Dengan sistem candle atau gauntlet match, peringkat 4 tentunya memiliki peluang lebih kecil karena harus merangkak dari awal melawan peringkat 3. Pemenangnya akan menghadapi peringkat 2 dan kemudian pemenangnya baru menghadapi peringkat 1, seperti pada ASL season 1.

Jika melihat peluang di atas, secara matematis bisa dikatakan penghuni peringkat 4 klasemen akhir memiliki peluang 10 persen, peringkat 3 memiliki kans 20 persen, lalu peringkat 2 memiliki kans 30 persen dan peringkat 1 memiliki kans 40 persen karena sudah berada di grand final.

Tetapi akan sangat menarik jika nantinya yang digunakan adalah sistem turnamen biasa dimana peringkat 4 akan bertemu dengan peringkat 1, dan peringkat 2 akan melawan peringkat 3 di babak semifinal dengan format best of 5.

Kemudian pemenang semifinal akan langsung bertemu di babak final dengan format best of 7, seperti yang diberlakukan pada ANC season 2 kemarin. Jadi persentase untuk meraih juara jadi lebih tidak tertebak karena semua tim akan bermain dalam kondisi yang sama tanpa ada advantage.

Kalau menurut kalian, apakah format 4 banned akan membuat ASL season 2 semakin menarik? Dan tim mana yang menurut kalian akan menjadi juara ASL season 2? Berikan pendapat kalian di kolom komentar ya!

Editorial Team