Esports World Cup Foundation (EWCF) menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekosistem esports di berbagai region, termasuk Indonesia dan Asia Tenggara.
Hal tersebut ia ucapkan kepada media saat hadir secara online di Konferensi Pers Esports World Cup (EWC) 2026 pada Senin (19/01/2026).
Dalam pernyataannya, Chief Game Officer Esports World Cup Foundation, Fabian Scheuermann, menekankan bahwa fokus utama EWCF bukan sekadar menghadirkan turnamen berskala global, tetapi memastikan publisher game benar-benar membangun ekosistem yang berkelanjutan di setiap region.
Menurutnya, keberhasilan esports tidak hanya diukur dari panggung besar, melainkan juga dari seberapa kuat jalur pengembangan pemain dari level grassroot hingga profesional.

Fabian menyebut Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi besar, terutama di ranah game mobile.
Tidak dapat dimungkiri, Indonesia telah lama dikenal sebagai kekuatan utama di berbagai kompetisi mobile esports, dengan basis pemain dan komunitas yang masif.
Namun, ia juga mengakui masih adanya tantangan ketika talenta Indonesia bersaing di kompetisi game PC tradisional atau platform lainnya.
“Kami sangat memahami bahwa Indonesia sebenarnya cukup kuat dalam banyak kompetisi untuk game mobile. Tantangannya adalah bagaimana memastikan mereka juga berhasil ketika masuk ke kompetisi game PC tradisional atau platform lain,” ujar Fabian.
Untuk menjawab tantangan tersebut, EWCF mengusung mandat khusus untuk membuka jalur partisipasi yang lebih luas bagi pemain lokal. Hal ini dilakukan dengan menggandeng berbagai stakeholder, mulai dari publisher game hingga komunitas lokal.
Tujuannya jelas, memastikan talenta esports Indonesia tidak terhenti di level komunitas, tetapi memiliki jalan nyata untuk menembus kompetisi internasional.
Pendekatan ini dinilai sejalan dengan kondisi ekosistem esports Indonesia saat ini. Di satu sisi, Indonesia memiliki sumber daya pemain yang melimpah, komunitas yang aktif, serta minat publik yang tinggi.
Di sisi lain, masih dibutuhkan dukungan ekosistem yang lebih matang untuk mendorong transisi pemain dari skena lokal menuju panggung global, khususnya di luar game mobile.
Kolaborasi antara EWCF, publisher, dan stakeholder lokal diharapkan mampu memperkuat fondasi esports di berbagai regional secara menyeluruh. Mulai dari pengembangan kompetisi berjenjang, peningkatan kualitas turnamen lokal, hingga membuka akses bagi pemain grassroot untuk tampil di level yang lebih tinggi.
FAQ
Apa fokus utama Esports World Cup Foundation untuk berbagai region, termasuk Indonesia? | Esports World Cup Foundation berfokus mendorong publisher dan stakeholder untuk membangun ekosistem esports yang berkelanjutan di berbagai region, salah satunya Indonesia. Mulai dari level grassroot hingga profesional, agar pemain lokal memiliki jalur jelas menuju kompetisi internasional. |
Mengapa Indonesia dinilai kuat di esports mobile? | Indonesia memiliki basis pemain yang besar, komunitas yang aktif, serta rekam jejak prestasi yang kuat di berbagai turnamen game mobile, sehingga kerap menjadi kekuatan utama di level regional maupun global. |
Apa tantangan esports Indonesia di game PC dan platform lain? | Tantangan utamanya adalah keterbatasan jalur pengembangan dan eksposur bagi pemain lokal untuk bersaing di kompetisi game PC tradisional atau platform non-mobile, dibandingkan dengan ekosistem mobile yang sudah lebih matang. |
