Rising star Dota 2 selanjutnya yang perlu diperhatikan di tahun 2020 adalah Nikobaby. Sebenarnya, Nikobaby sudah bermain secara profesional dari 2014, namun baru mencapai ketenaran setelah penampilan bagusnya bersama Mineski di TI 9. Sebelum bergabung dengan Mineski, Nikobaby bermain di tim tier 2-3 SEA seperti Clutch Gamers dan WarriorsGaming.Unity.
Nikobaby mulai dikenal dunia setelah penampilan hebatnya di TI 9 bersama Mineski. Pemain 22 tahun asal Bulgaria ini menunjukkan kemampuan farming yang di atas rata-rata, sehingga ia mulai dijuluki sebagai “Prison Arteezy” karena kemampuan farming yang tinggi seperti Arteezy dan penampilannya yang seperti narapidana.
Meskipun hanya mampu membawa Mineski menjadi peringkat 9-12 di TI 9, Nikobaby menarik perhatian dari pemain veteran, yaitu Fata. Ia mengundang Nikobaby untuk bermain di tim baru Fata bersama LIMMP, 33, dan Handsken. Akhirnya, tim dari Fata ini diakuisisi oleh Alliance yang baru saja ditinggal seluruh pemainnya ke Team Liquid.
Nikobaby menunjukkan bahwa performanya di TI 9 bukan sebuah keberuntungan. Nikobaby mampu membantu Alliance menempati peringkat yang tinggi di beberapa turnamen besar.
Alliance bersama Nikobaby berhasil menjadi juara di DreamLeague Season 12, menempati peringkat 3 di ESL One Hamburg, menempati peringkat 7-8 di Chengdu Major, dan yang terakhir berhasil meraih peringkat keempat di ONE Esports World Pro Invitational Singapore.
Nikobaby dan Alliance membuka tahun 2020 mereka dengan tampil di DreamLeague Season 13 Leipzig Major mendatang. Apakah Nikobaby mampu kembali menggendong Alliance di tahun 2020?