Timnas Dota 2 Indonesia Tak Terkalahkan di Razer Sea Games Bootcamp!

Saat ini sedang berlangsung Razer Sea Games bootcamp di Singapura. Berlangsung selama 2 hari, 2-3 September 2019, hingga artikel ini dipublikasikan (3 September, 12:00 WIB), timnas Dota 2 Indonesia mencatat hasil positif dengan tidak terkalahkan di Razer Sea Games bootcamp.
Selain timnas Dota 2 Indonesia, acara Razer Sea Games bootcamp juga diikuti oleh tiga negara SEA lainnya yaitu Singapura, Thailand dan Filipina.
Timnas Dota 2 Indonesia tercatat menang 2-0 atas Filipina dan Singapura, serta satu hasil imbang melawan Thailand (1-1).

Selain mencatatkan hasil positif, timnas Dota 2 Indonesia juga mendapatkan tambahan ilmu dari coaching dan insight yang diberikan oleh coach Evil Geniuses, Bulba, selama bootcamp berlangsung.
Menyikapi hasil positif ini, advisor dari IESPA yang hadir menemani tim, Harry Kartono, sangat optimis dengan peluang meraih emas.
“Kita harapkan dengan adanya bootcamp ini, dimana tim Indonesia tidak pernah kalah, mereka akan berangkat ke Sea Games”
“Pastinya dengan kesempatan emas ini sangat memungkinkan (meraih emas), apalagi sampai saat ini belum pernah kalah. Chancenya (meraih emas) sangat besar. Tapi tentunya kita tidak bisa takabur. Kita harus yakin”

Hasil positif yang diraih oleh tim nasional Dota 2 Indonesia tidak bisa dilepaskan dari keseriusan Huppey dan kawan-kawan dalam mengikuti bootcamp.
“Dilihat dari persiapan negara-negara lain (yang ikut bootcamp), kita yang terbaik persiapannya. Dan kualifikasi untuk timnas, kita yang paling matang persiapannya dan itu modal untuk meraih emas.”
Persiapan timnas Dota 2 Indonesia di Razer Sea Games bootcamp 2019 ini tidak main-main. Dibandingkan dengan negara lainnya, Indonesia sangat siap, baik dalam preparation hingga kedisiplinan selama event.
Mulai dari hal kecil, seperti jersey, hingga hal-hal besar seperti disiplin waktu serta permainan yang apik hingga mampu mengalahkan negara-negara lain.
Bagi Harry Kartono, adanya Razer Sea Games bootcamp menjadi lompatan luar biasa untuk Dota 2 khususnya bagi timnas untuk persiapan menghadapi Sea Games.
“Yang kita mau lakukan, bootcamp ini momen yang sangat bagus untuk player bisa mendapatkan pengalaman yang sangat langka, dilakukan oleh pemain top 5 dunia untuk Dota 2.”

Untuk jeda persiapan lainnya setelah Razer bootcamp sampai Sea Games 2019, Harry Kartono mengatakan masih akan ada pelatnas atau uji coba lainnya bagi timnas untuk mematangkan persiapan tim.
“Itu tetap ada di agenda. Tapi kita sedang mensortir, pertandingan yang tepat apa saja. Kita juga obrolin dengan federasi Asia yang lain, bagaimana kita bisa pertandingan persahabatan seperti sport pada umumnya, ketika menjelang Olimpiade, Sea Games, itu pasti ada. Kita sudah masuk agenda dan akan susun jadwal agenda”
Terakhir, Harry juga mengutarakan harapannya agar nantinya seluruh kontingen cabang esports bisa berangkat ke Sea Games untuk bertanding, karena otoritas mengirimkan nama-nama atlet ada di Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
“Yang memiliki hak untuk ke luar negeri itu KOI, Komite Olimpiade Indonesia, dan mereka sudah membahas jauh-jauh hari. Ya kita harapkan dengan adanya ini (Indonesia tidak terkalahkan di Razer Bootcamp-red) mereka akan lebih yakin lagi”
“Dengan tidak pernah terkalahkan (selama bootcamp-red), berarti ada chance besar untuk meraih emas. Saya juga harapannya semua bisa berangkat.” tutup Harry Kartono.


















