Kompetisi Phygital Shooter akan berlangsung pada 4–8 Agustus 2026 di Beeline Arena, Astana.
Turnamen ini menggunakan format 5v5 yang terbagi dalam dua tahap utama:
Babak Digital – Tim bertanding di Counter-Strike 2 seperti kompetisi esports pada umumnya.
Babak Fisik – Hasil dari pertandingan digital akan memengaruhi kondisi pertandingan kedua berupa laser tag di arena nyata.
Hasil akhir pertandingan ditentukan dari gabungan performa kedua fase tersebut. Format ini membuat para atlet tidak hanya membutuhkan kemampuan strategi dan aim di dalam game, tetapi juga kecepatan, koordinasi, serta akurasi tembakan di dunia nyata.
Total hadiah yang diperebutkan dalam disiplin Phygital Shooter mencapai US$150.000.
Konsep ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam ekosistem phygital, karena menggabungkan elemen esports dengan olahraga fisik dalam satu format kompetisi yang unik.
Phygital Shooter sebelumnya sudah tampil di Games of the Future 2025 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Pada edisi tersebut, disiplin ini mencatat lebih dari 27 juta penonton siaran global di berbagai platform streaming digital dan jaringan televisi. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat publik terhadap konsep phygital yang menggabungkan dunia game dan olahraga.
Menurut William Al-Badeesh, Publisher Relations & IP Licensing Lead di Phygital International, kehadiran kembali Counter-Strike menjadi bukti bahwa industri esports mulai melihat phygital sebagai masa depan kompetisi.
“Kembalinya Counter-Strike 2 ke jajaran game kami bersama judul-judul top lainnya merupakan sinyal jelas bahwa dunia esports mengakui olahraga phygital sebagai batas kompetisi berikutnya. Kami sedang membangun sesuatu yang baru, dan industri ini memperhatikannya,” ujar William.