Pemilihan India sebagai tuan rumah Asia Pacific Predator League 2026 menandai fase baru dalam perjalanan brand gaming Acer, Predator.
Namun, langkah ini bukan didorong oleh upaya membuka pasar baru. Sebaliknya, India dipilih karena dinilai telah berkembang menjadi salah satu region yang kuat dan siap secara ekosistem untuk menggelar Predator League.
Dalam presentasinya, Andrew Hou, President of Pan Asia Pacific Acer Inc., menegaskan bahwa India merupakan pasar penting bagi Predator. Acer telah memiliki fondasi bisnis dan basis pengguna yang solid di negara tersebut.

India sendiri telah menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam adopsi gaming dan esports, baik dari sisi komunitas maupun infrastruktur.
Dengan populasi muda yang besar dan minat tinggi terhadap kompetisi digital, India dinilai telah memasuki tahap matang untuk menjadi tuan rumah ajang esports berskala Asia Pasifik.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah rotasi regional. Setelah sebelumnya Predator League digelar di berbagai negara Asia Tenggara dan Asia, India kini mendapatkan giliran sebagai tuan rumah.
Keputusan ini menunjukkan pendekatan Acer yang merata dalam mengembangkan Predator League sebagai IP regional, sekaligus memberi kesempatan bagi setiap wilayah untuk tampil sebagai penyelenggara.
Secara regional, Acer juga memaparkan lima pasar dengan pertumbuhan tertinggi untuk Predator, yaitu Korea Selatan, Singapura, Vietnam, Hong Kong, dan Thailand.
Asia Tenggara masih menjadi backbone utama Predator League, sementara India kini berdiri sejajar sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem esports Acer di Asia Pasifik.
Evolusi Predator League memperkuat narasi tersebut. IP Turnamen ini pertama kali digelar pada 2018 di Jakarta dengan delapan region berpartisipasi dan total hadiah USD 150 ribu.
Pada 2026, Predator League telah berkembang menjadi kompetisi lintas 14 region dengan total prize pool mencapai USD 400 ribu, mencerminkan konsistensi dan komitmen jangka panjang Acer terhadap esports.
FAQ APAC Predator League 2026 India
Kenapa Predator League 2026 digelar di India? | India dipilih karena sudah menjadi pasar yang kuat bagi Acer Predator dan dinilai siap secara ekosistem untuk menjadi tuan rumah. Selain itu, pemilihan ini juga bagian dari rotasi regional. |
Apakah India merupakan pasar baru bagi Acer Predator? | Tidak. India sudah menjadi salah satu region penting dan mature bagi Acer, baik dari sisi bisnis maupun komunitas gaming. |
Seberapa besar skala Predator League 2026 dibandingkan edisi sebelumnya? | Predator League 2026 melibatkan 14 region dengan total prize pool USD 400 ribu, meningkat signifikan dibandingkan edisi awal pada 2018. |
Apakah Asia Tenggara masih menjadi fokus Acer Predator? | Ya. Asia Tenggara tetap menjadi backbone utama Predator League, dengan India kini berdiri sejajar sebagai pilar penting di Asia Pasifik. |
